PMII Banjar Diminta Pro Aktif Tangkal Paham Radikal

PMII Banjar Diminta Pro Aktif Tangkal Paham Radikal

 

Direktur Informasi Badan Intelijen Negara (BIN), Sundawan Saliya saat memberikan materi kepada aktifis PMII Kebumen, Cilacap, Ciamis, Tasikmalaya dan Banjar, pada kegiatan Sekolah Aswaja, Sabtu (05/03/2016). Photo : Muhafidz

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Direktur Informasi Badan Intelijen Negara (BIN), Sundawan Saliya, meminta mahasiswa pro aktif dengan segala dinamika yang ada di masyarakat, khususnya mengenai pemahaman agama yang humanis, bukannya radikal.

Hal itu disampaikan Sundawan Saliya kepada aktifis Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kebumen, Cilacap, Ciamis, Tasikmalaya dan Banjar, saat menjadi pemateri pada Sekolah Aswaja yang diselenggarakan PMII Kota Banjar, Sabtu (05/03/2016).

Sundawan menegaskan, aksi teror yang kerap terjadi di Indonesia merupakan dampak lemahnya pemahaman agama. “Biasanya, aksi teror sering dilandasi oleh pemahaman agama yang keliru. Akhirnya, mereka berlomba-lomba untuk masuk surga dengan berbagai cara, sekalipun membunuh satu sama lain,” ungkapnya.

Ketua Panitia Sekolah Aswaja, Rizal, ketika ditemui HR Online, Sabtu (05/03/2016), mengaku sengaja menyelenggarakan kegiatan tersebut untuk menangkal aksi terorisme dan bibit paham radikal. Menurut dia gerakan mahasiswa sebagai salah satu elemen tumpuan masyarakat, harus ditopang juga dengan pemahaman yang tidak menyimpang. (Muhafid/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles