PMPDKPol Banjar; Kontrak Kerja Pendamping Desa Berakhir Maret 2016

PMPDKPol Banjar; Kontrak Kerja Pendamping Desa Berakhir Maret 2016

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Ketua Sekretariat Nasional Jaringan Pemantau Pendamping Desa (Seknas JP2D) Jawa Barat, Heri Kurniawan, mengingatkan kepada pemerintah untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pendamping desa yang telah diturunkan oleh Kementrian Desa (Kemendes) di tiap kabupaten/kota di Indonesia.

“Kami mendorong semua elemen untuk terlibat aktif dalam memantau, mengawasi serta mengawal pemberdayaan masyarakat desa. Terutama proses perekrutan PD atau Pendamping Desa, maupun TA atau Tenaga Ahli  yang perlu transparansi,” kata Heri Kurniawan, kepada HR Online, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (29/03/2016).

Selain itu, proses perekrutan PD maupun TA yang dibuka oleh Kemendes, perlu dilalui secara transparan oleh calon PD dan TA. Pasalnya, banyak temuan di Jawa Barat tidak melaui proses dari awal perekrutan oleh Kemendes.

“Kami mengecam keras perekrutan yang dilakukan oleh sekelompok golongan maupun komunitas tertentu. Desa akan maju dengan PD maupun TA profesional, bukan yang berjiwa mandor,” tandas Heri Kurniawan.

Sementara itu, Kepala Kantor PMPDKPol Kota Banjar, Wawan Gunawan, mengungkapkan, bahwa di Kota Banjar memiliki 4 TA dan 5 PD yang sudah mulai bekerja sejak tanggal 7 Maret 2016. Namun, kontrak mereka akan habis pada tanggal 31 Maret 2016.

“Jadi, untuk kontrak TA maupun PD di Kota Banjar kali ini sangat singkat. Entah ada perpanjangan kontrak maupun perekrutan lagi, kami belum mendapatkan perintah dari pemerintah pusat,” terangnya.

Wawan juga menjelaskan, bahwa dalam perekrutan PD maupun TA, PMPDKPol Kota Banjar tidak ikut campur. Karena, perekrutan mutlak dilakukan oleh Kemendes. Namun, pihaknya berharap, nanti ketika pemerintah pusat membuka kembali pendaftaran TA maupun PD yang diumumkan oleh Kemendes, masyarakat bisa mendaftar berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Kemendes.

“Saat ini TA yang ada di Banjar berasal dari luar kota, yakni dari Ciamis, Karawang serta Sukabumi. Mereka sebelumnya berpengalaman di PNPM. Sedangkan PD yang berjumlah 5 orang semuanya dari Banjar. Tapi kami berharap masyarakat Banjar bisa menangkap peluang pada perekrutan yang rencananya dibuka setelah mereka habis kontrak,” kata Wawan. (Muhafidz/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles