Pohon Mati Ini Dibiarkan Berdiri di Trotoar Jl. Siliwangi Banjar

Pohon Mati Ini Dibiarkan Berdiri di Trotoar Jl. Siliwangi Banjar

Pohon tua yang kondisinya sudah mati tampak masih berdiri di trotoar Jalan Siliwangi, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sebuah pohon tua yang kondisinya sudah mati di trotoar Jalan Siliwangi, tepatnya depan kolam renang Tirta Alam, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, hingga kini belum ditebang oleh aparat terkait.

Pantauan HR di lokasi, Rabu (09/03/2016), ketinggian pohon yang kondisinya sudah keropos, tanpa dahan dan daun itu mencapai sekitar 5 meter, membuat pohon rawan tumbang serta mengancam keselamatan warga, baik pejalan kaki maupun pengemudi kendaraan bermotor. Bahkan, kabel kawat listrik milik PLN menempel pada pohon tersebut, sehingga sangat membahayakan.

“Saya juga tidak ngerti, kenapa pohon yang sudah tua dan keropos didiamkan saja oleh aparat atau pengelolanya,” kata salah seorang pedagang di area parkir kolam renang Tirta Alam, yang namanya enggan dikorankan, kepada HR.

Dirinya mengaku khawatir jika pohon rawan tumbang itu tetap dibiarkan berdiri, sewaktu-waktu bisa tumbang dan menimpa pejalan kaki dari pengunjung kolam renang ini, serta pengendara yang melintas di jalan tersebut.

Menurut dia, jika tumbang, bukan hanya pohonnya saja, melainkan kawat listrik yang menempel pada pohon tersebut juga akan ikut terbawa. Dengan begitu, maka kecelakaan yang ditimbulkannya bisa semakin parah.

Senada dikatakan salah seorang aktivis pemuda, Rendy. Dirinya mempertanyakan kenapa aparat berwenang terkesan tutup mata dan membiarkan pohon mati itu tetap berdiri. “Ini jelas perlu dipertanyakan kinerja pengelola jalan atau pihak kebersihan pertamanan, yang hingga saat ini cuek, seolah kurang peduli terhadap keselamatan warga,” ujarnya.

Kalaupun pihak berwenang masih kurang tanggap, kata Rendy, jangan disalahkan bila warga setempat melakukan penebangan pohon tersebut. Hal itu guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat pohon tumbang.

“Apalagi dengan menempelnya kabel kawat PLN, itu sangat berpotensi gangguan aliran listrik dan tentunya sangat membahayakan, terutama kalau musim hujan disertai angin kencang. Paling tidak, kalau pohon tua itu ditebang akan meminimalisir pemadaman listrik akibat kemungkinan pohon roboh dan menarik kabel yang tersangkut,” katanya. (Nanks/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles