Puskesmas Over Kapasitas, Alasan Klinik Ini Berdiri di Cikoneng Ciamis

Puskesmas Over Kapasitas, Alasan Klinik Ini Berdiri di Cikoneng Ciamis

Wakil Bupati Ciamis, Oih Burhanudin, bersama Kepala Dinas Engkan Iskandar, saat meresmikan Klinik Pratama Rawa Inap, Prima Husada, di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Foto: Dokumentasi

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Mandalika Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, dr. Eni Rochaeni, saat peresmian Klinik Pratama Rawat Inap Prima Husada, menyatakan, saat ini kondisi Puskesmas Mandalika Cikoneng sudah over kapasitas.

Eni menjelaskan, kondisi tersebut membuat pihaknya harus mencari cara agar pelayanan terhadap warga, khususnya pasien yang ingin berobat, tetap terlayani dengan baik. Selain itu, kata dia, kondisi itu juga menjadi dasar dirinya bersama Yayasan Piksi Ganesha membuka Klinik Prima Husada di wilayah Cikoneng.

“Saat ini, Puskesmas Mandalika Cikoneng kondisinya sudah over kapasitas. Dan sampai saat ini kami sudah melayani sekitar 23 ribu warga peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Untuk itu, kami siap dan bersedia bekerjasama dengan pihak manapun,” kata dr. Eni Rochaeni, yang juga ditunjuk oleh Yayasan Piksi Ganesha sebagai Direktur Klinik Prima Husad, kepada Koran HR, Senin (21/03/2016).

Ketua Pembina Klinik Prima Husada Cikoneng, sekaligus Direktur Politeknik Piksi Ganesha, DR. H. K Prihartono, AH, Drs, S.Sos, MM, mengungkapkan, pihaknya juga bersedia berkolaborasi dengan pemerintah daerah, masyarakat dan pihak lain untuk mewujudkan kerjasama pelayanan di bidang kesehatan.

“Piksi Ganesha, selain bergerak di bidang kesehatan, juga bergerak di bidang lain, diantaranya di bidang penyediaan sumberdaya manusia, pendidikan, hotel, rumah makan dan banyak lagi yang lainnya,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, drg. Engkan Iskandar, mengapresiasi pembukaan Klinik Prima Husada tersebut. Dia juga menyebutkan, Klinik Prima Husada sudah memiliki legalitas serta menempuh prosedur perijinan yang berlaku di Ciamis.

“Setidaknya, keberadaan klinik ini dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Bagi kami, dimanapun masyarakat ingin berobat sah-sah saja, yang penting masyarakat bisa sembuh dan sehat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Engkan juga mengingatkan, meski dr. Eni Rochaeni mendapat kepercayaan sebagai Direktur Klinik Prima Husada, tapi dia meminta agar dr. Eni Rochaeni tidak mengabaikan tugasnya sebagai Kepala Puskesmas Mandalika Cikoneng.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Ciamis, Oih Burhanudin, menegaskan, pihaknya meminta kepada seluruh pengelola klinik swasta yang berdiri di wilayah Kabupaten Ciamis agar tidak mengedepankan bisnis oriented atau hanya mencari keuntungan semata saat melayani pasien. Dia menekankan aspek pelayanan sosial justru harus lebih diutamakan. Hal itu agar keberadaan klinik bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Jangan karena alasan klinik dikelola swasta, membuat aspek pelayanan sosialnya hilang. Tetapi, kami pun tidak berharap klinik mengalami kerugian. Artinya, harus ada kesimbangan antara aspek bisnis dengan pelayanan sosial,” katanya.

Oih pun berharap dengan bermunculannya klinik di berbagai daerah di Kabupaten Ciamis bisa menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat. Terutama klinik yang berada di daerah atau letak wilayahnya berjauhan dengan RSUD Ciamis.

“Setidaknya dengan berdirinya klinik di beberapa kecamatan di Kabupaten Ciamis bisa mendekatkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Terlebih, kondisi RSUD Ciamis saat ini sering mengalami over kapasitas pasien. Dengan begitu, keberadaan klinik bisa membackup RSUD apabila tengah kebanjiran pasien,” ungkapnya.

Oih juga berpesan agar klinik di Kabupaten Ciamis memberikan pelayanan prima terhadap pasiennya. Dia mengingatkan jangan sampai ada klinik yang pelayanannya dikomplen oleh masyarakat. (Deni/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles