Rumah di Ciamis Tersambar Petir, 3 Orang Alami Luka Bakar

Rumah di Ciamis Tersambar Petir, 3 Orang Alami Luka Bakar

Kondisi rumah Harun warga Dusun Cilisung RT 07/RW 03 Desa Bantarsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, pasca dihantam petir, Kamis (17/03/2016) sore. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sebuah rumah milik pasangan Harun (60) dan Rosih (55), warga Dusun Cilisung RT 07/RW 03 Desa Bantarsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dilaporkan tersambar petir hingga merusak barang-barang elektronik dan bangunan rumah, saat hujan deras menguyur wilayah tersebut, Kamis (17/03/2016) sore.

Akibat peristiwa itu, tiga orang yang berada di rumah tersebut mengalami luka bakar akibat sambaran petir dan percikan listrik. Sementara dua diantaranya harus dilarikan ke RSUD Banjar. Selain itu, sambaran petir pun menghancurkan perabot rumah dan membuat dinding tembok mengalami retak.

“Petir yang dahsyat dengan dentuman keras tadi menghantam rumah Harun. Tiga orang penghuninya, yakni Harun, Rosih dan anaknya Ai Yuni (8), mengalami luka bakar. Namun, korban yang paling parah adalah Harun dan Ai. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Kota Banjar,” kata Haryani, tetangga korban.

Sekretaris Desa Bantarsari Ruhimat, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Harun mengalami luka serius di bagian kepala dan Ai mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. “Keduanya langsung dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, kejadian ini bermula saat ketiga penghuni rumah tersebut tengah tidur di dekat sebuah televisi. Saat hujan mengguyur di luar rumah, tiba-tiba saja terdengar dentuman petir yang cukup keras. Ternyata petir menghantam rumah Harun dan menghanguskan listrik dan barang-barang elektroniknya.

Akibat berada dekat dengan televisi, akhirnya ketiganya terkena percikan listrik dan serpihan kaca hingga mengalami luka bakar. Dilaporkan pula, sejumlah perabotan elektronik milik korban ikut  hancur berantakan, termasuk KWH listrik. Akibat peristiwa ini korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. (Suherman/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles