Soal Pasien Kritis Harus Nunggu di Mobil, Ini Penjelasan RSUD Ciamis

Soal Pasien Kritis Harus Nunggu di Mobil, Ini Penjelasan RSUD Ciamis

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kepala Bagian Kepegawaian, Icang, didampingi Kasubag TU RSUD Ciamis, Anton, membenarkan adanya pasien yang harus menunggu lama di dalam mobil dan tidak bisa masuk ke ruangan Instalasi Gawat Darutat (IGD), Senin (14/03/2016) lalu. Namun, petugas RSUD tetap menangani pasien tersebut meski di dalam mobil. Hal itu terjadi karena saat itu di ruangan IGD sudah penuh, sehingga tidak bisa lagi menampung pasien baru.

“Kami sudah memberikan pelayanan sesuai prosedur saat pasien masuk ke IGD. Kami juga tidak membiarkan pasien terlantar, karena setiap pasien yang datang ke IGD berhak mendapat pelayanan tanpa terkecuali,” kata Anton, ketika dikonfirmasi Koran HR, Selasa (15/03/2016). [Berita Terkait: Pasien Kritis Dibiarkan Nunggu di Mobil, RSUD Ciamis Dikecam]

Anton menegaskan, pihaknya terpaksa memutuskan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada pasien diatas kendaraan lantaran ruangan IGD dalam kondisi penuh atau over kapasitas.

“Bila menunggu pasien masuk ke IGD justru akan terlambat mendapat penanganan. Posisinya saat itu ruangan IGD sedang penuh. Untuk itu, meski diatas kendaraan, kami tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pasien,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah pasien yang datang untuk berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis, terpaksa harus menunggu lama ketika ingin mendapatkan pelayanan atau mendapatkan ruangan, Senin (14/03/2016). Kondisi itu dikarenakan lambatnya penanganan yang dilakukan oleh pihak RSUD.

Ahmad Hidayat (Madmax), warga Ciamis, ketika ditemui Koran HR, Senin (14/3/2016), mengecam dan mengaku sangat kecewa dengan kinerja petugas RSUD Ciamis. Menurut dia, petugas RSUD membiarkan pasien menunggu lama untuk mendapatkan penanganan.

“Pasien dengan kondisi kritis datang ke RSUD untuk berobat. Akan tetapi setelah datang ke IGD malah tidak dilayani dengan alasan ruangan tidak ada. Sementara pasien saat itu sangat membutuhkan penanganan. Pasien pun terpaksa bertahan dengan menunggu di dalam mobil,” ungkapnya. (Es/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles