Soal Peningkatan Jumlah Wisatawan, Purworejo ‘Berguru’ ke Pangandaran

Soal Peningkatan Jumlah Wisatawan, Purworejo ‘Berguru’ ke Pangandaran

Objek Wisata Pantai Pangandaran. Foto: Ist/Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Pemkab Pangandaran menerima kunjungan studi banding Pemkab Purworejo, Jawa Timur, Selasa (29/03/2016). Dalam kunjungannya, Pemkab Purworejo ‘berguru’ soal strategi dalam peningkatan jumlah wisatawan. Mereka menilai wisatawan yang berkunjung ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Pangandaran dalam setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Perindag, Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran, Lilis Kusumawati, mengatakan, jumlah pengunjung yang berwisata ke Pangandaran memang menunjukan trend postif selama kurun waktu 5 tahun terakhir ini. Hanya, lanjut dia, pada tahun 2014, sedikit mengalami penurunan. Tapi, tahun berikutnya jumlah wisatawan kembali melonjak cukup siginifikan.

“Pada tahun 2013 wisatawan nusantara berjumlah 1.565.924 orang. Sementara wisatawan mancanegara sebanyak 10.006 orang. Jumlah keseluruhan mencapai 1.575.930 orang. Pada tahun 2014, wisatawan nusantara berjumlah 1.394.491 orang. Sementara wisatawan mancanegara 13.435 orang. Jumlah keseluruhannya mencapai 1.407.926 orang. Pada tahun 2014 ini ada sedikit penurunan jumlah wisatawan dari tahun sebelumnya,” katanya, saat menerima kunjungan studi banding.

Namun, kata Lilis, pada tahun 2015, jumlah wisatawan kembali melonjak cukup siginifikan. Tahun 2015, wisatawan nusantara berjumlah 2.291.267 orang. Sementara wisatawan mancanegara berjumlah 16.615 orang. Jumlah keseluruhannya sebanyak 2.307.883 orang.

Namun begitu, lanjut Lilis, meski angka kunjungan wisatawan terbilang bagus untuk ukuran kawasan wisata di Indonesia, namun objek wisata di Pangandaran masih mengalami banyak kekurangan. “Salah satu kekurangannya, yakni belum ada hotel yang memenuhi standar internasional. Tapi, terkait fasilitas perhotelan, itu di luar kapasitas Pemerintah Daerah,” jelasnya. (Mad/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles