Tema Raperda Ciamis Tahun 2016 Ditekankan Soal Parawisata dan PAD

Tema Raperda Ciamis Tahun 2016 Ditekankan Soal Parawisata dan PAD

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Kabupaten Ciamis, Ade Amran, mengungkapkan, tema Raperda dalam Propemperda tahun 2016 ini lebih banyak mengusulkan isu yang berkaitan dengan peningkatan pendapatan daerah, perhatian ekonomi kerakyatan, pariwisata dan tentang desa. Sementara tema Raperda yang diusulkan pemerintah daerah lebih banyak ditekankan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis.

”Makanya, muncul usulan Raperda tentang Rencana Induk Pariwisata Daerah (Ripda). Apabila sudah disahkan menjadi Perda, peraturan itu sebagai induk regulasi dalam melakukan penataan pariwisata di Kabupaten Ciamis. Menurut kami Raperda itu sangat urgent. Karena Ciamis sudah kehilangan lumbung PAD dari sektor parawisata setelah Pangandaran menjadi DOB,” jelasnya, kepada Koran HR, pekan lalu. [Berita Terkait: Tahun 2016, DPRD Ciamis Usulkan 17 Raperda]

Ade mengungkapkan, seluruh usulan Raperda dalam pembahasannya harus dikelompokkan agar menyentuh seluruh komisi. Dalam teknisnya, kemungkinan akan dibuat beberapa Pansus. Beberapa kelompok Pansus tersebut nantinya akan diberi pembagian tugas untuk membahas Raperda. Misalnya, untuk membahas 34 Reperda, dibuat 3 Pansus. Satu Pansus ditugaskan untuk membahas 11 atau 12 Raperda.

”Namun, kami berharap pengelompokkan dalam tiap Pansus mempertimbangkan keterwakilan setiap komisi sesuai tema Raperda yang akan dibahas. Sehingga pembahasannya lebih optimal sesuai dengan bidang garapan di komisi terkait. Namun, secara teknisnya akan dibicarakan nanti di Badan Musyawarah, untuk menentukan pembagian waktu dan pembentukan Pansusnya,” terangnya.

Bapemperda sendiri, kata Ade, dalam program internal sedang mulai membahas beberapa tema usulan masyarakat untuk dibuat kajian menjadi Raperda, diantaranya tentang pengelolaan sampah, kawasan tanpa asap rokok dan tema lainnya yang merupakan delegasi dari UU 23 Ttahun 2014 tentang pemerintahan daerah. ”Tema Raperda itu sangat mendesak untuk segera ditindaklanjuti oleh Perda,” pungkasnya.

Sementara itu, DPRD Ciamis mengajukan 17 Raperda untuk dibahas di tahun 2016. Berikut ini usulan Raperdanya, tentang: (1). Pendataan, pengelolaan dan pemanfaatan tanah negara di Kabupaten Ciamis, (2). Pembangunan kawasan perdesaan, (3). Transparansi dan partisipasi publik, (4). Penetapan dan perlindungan masyarakat hukum adat kampung kuta, (5). pajak daerah, (6) Retribusi daerah, (7). Pemberdayaan dan pengembangan koperasi, (8). Lembaga keuangan mikro.

(9). Pengelolaan dana bergulir, (10). Kawasan agropolitan, (11). Pengembangan tanaman holtikultura, (12). Penyelenggaraan rumah kost dan atau rumah sewa, (13). Pengelolaan daerah aliran sungai dan drainase, (14). Rencana induk pariwisata daerah kabupaten ciamis, (15). Pengentasan kemiskinan, (16) Ketenagakerjaan, (17). Pengelolaan zakat, infaq dan shodaqoh. (Bgj/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles