Usaha Sandang, Pangan & Papan di Ciamis Ini Sangat Menjanjikan

Usaha Sandang, Pangan & Papan di Ciamis Ini Sangat Menjanjikan

Produksi kaos oblong yang kini menjanjikan sebagai prospek bisnis di Ciamis. Foto: Dian Sholeh Wardiana/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Tuse (37), pemilik Warung Nasi ‘Pulomaju’, di bilangan Kampus Universitas Galuh Ciamis, bisa dibilang berhasil menjalankan konsep warung makan sederhana. Pasalnya, usaha warung nasi sederhana itu kini sudah mampu mempekerjakan tiga orang karyawan.

Ketika ditemui Koran HR, pekan lalu, Tuse mengaku sudah banyak memakan asam garam kehidupan. Dia mengisahkan perjuangannya sebelum mengelola usaha warung nasi sederhana ‘Pulomaju’.

“Usaha warung nasi ini merupakan warisan keluarga. Sebenarnya warung nasi ini nyaris dijual oleh keluarga. Tapi karena saya memutuskan untuk mengelolanya, saya berjuang untuk kembali menghidupkan usaha ini kembali,” katanya.

Tuse menuturkan, keputusan untuk mengelola warung nasi khas sunda dengan konsep sederhana itu bermula setelah dia memutuskan berhenti bekerja dari salah satu perusahaan yang bergerak di bidang keuangan (finance) di luar daerah.

“Setelah saya memutuskan keluar (bekerja) dari perusahaan keuangan, saya berfikir untuk memulai bisnis di bidang pangan, papan dan sandang. Saya kira, bisnis di tiga bidang ini lebih menjanjikan,” katanya.

Benar saja, kata Tuse, pendapatan dari usaha warung nasi tersebut mampu melebihi pendapatan yang dia peroleh selama masih menjadi karyawan di perusahaan keuangan (finance) tersebut.

“Alhamdulillah, usaha yang saya jalani ini bisa mempekerjakan tiga orang karyawan yang bertugas melayani dan menyediakan menu makanan. Saat ini pendapatan dari usaha ini lumayan. Apalagi setelah saya membuka layanan pesan antar,” katanya.

Kepada Koran HR, selain usaha warung nasi, Tuse juga memiliki usaha sewa bangunan atau kontrakan. Lokasinya berada tepat disamping warung nasi sederhana ‘Pulomaju’ yang dia kelola sendiri. Bahkan, kini Tuse mencoba merambah ke usaha sandang, berupa produksi kaos polos.

“Untuk usaha produksi kaos polos, istri saya yang mengelolanya, karena dia yang mengerti mengenai konveksi. Sejauh ini, alhamdulillah, pesanan dari pecinta kaos polos sudah mulai berdatangan,” katanya. (Dsw/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles