Waduh, 55 Persen Wanita Berkhianat kepada Pasangannya?

Waduh, 55 Persen Wanita Berkhianat kepada Pasangannya?

 

Ilustrasi. Photo : Ist/ Net

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Sarah Cook Ruggera, seorang terapis pernikahan dari San Diego, mengungkap lima puluh lima persen wanita yang dia teliti berkhianat kepada pasangan mereka. Sarah melihat ada semacam keintiman yang tidak terpuaskan di dalam hubungan orang-orang yang dia teliti, baik itu dari sisi faktor emosional ataupun dari sisi faktor fisik.

Dilansir dari everydayhealth.com, Sabtu (12/03/2016), Sarah pun mengungkap alasan kenapa para wanita tersebut berkhianat dan memilih selingkuh dengan pria lain. Berikut ini ulasannya;

Pertama, para wanita yang berselingkuh tersebut kemungkinan besar ingin melepaskan diri dari hubungan yang selama ini dia jalani dengan pasangannya. Hanya saja, mereka tidak mengetahui cara dan bagaimana untuk melakukannya. Mereka pun menjadikan perselingkuhan sebagai alat untuk menyudahi hubungan tersebut.

“Perselingkuhan merupakan salah satu cara menyabotase hubungan. Hal itu terjadi akibat wanita tersebut sudah merasa tidak bahagia, tidak puas dan ingin sekali keluar dari hubungan yang selama ini dijalani dengan pasangan,” kata Sarah.

Kedua, persoalan finasial, kelelahan dan persoalan anak membuat hubungan di rumah menjadi tidak harmonis. Wanita akhirnya mencari percikan asmara baru untuk mengisi kecemasan dan kegundahan yang dia rasakan selama ini.

Menurut Sarah, keromantisan yang didapat wanita di luar membuat mereka tergoda oleh sesuatu yang lebih menantang, salah satunya dengan menjalin sebuah hubungan baru dengan seseorang.

Ketiga, bila wanita merasa tidak lagi mendapat kepuasan seksual dari pasangan di rumah, dia cenderung akan merasa tertantang untuk menikmati kepuasan tersebut dari pria lain. “Keinginannya dalam tanda kutip, mungkin berkelana ke orang lain atau pria lain,” kata Sarah.

Keempat, wanita akan melakukan upaya balas dendam bila mendapat pasangannya telah melakukan perselingkuhan dengan wanita lain. Dia cenderung akan melakukan hal yang sama sebagai salah satu cara untuk membalas rasa sakit yang dialaminya. “Upaya ini dilakukan untuk membuat suami merasa marah, cemburu dan sakit hati,” kata Sarah. (Deni/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles