Waduh! Buah Manggis Pangandaran Kerap Diklaim Daerah Lain

Waduh! Buah Manggis Pangandaran Kerap Diklaim Daerah Lain

Buah manggis asal Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kepala Dinas Kelautan Pertanian dan Kehutanan (KPK), Ir. Adi Nugraha, menuturkan, sebenarnya Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran sudah memiliki sentra penampungan buah manggis yang kini dikelola oleh Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani). 

“Lokasinya berada di sebrang Gedung Islamic Centre Parigi. Sentra itu dikelola oleh Gapoktan. Pengemasan masuk melalui Gapoktan yang berjalan di Sub Terminal Agribisnis (STA),” katanya., kepada Koran HR, pekan lalu. [Berita Terkait: Produksi Buah Manggis di Pangandaran Ini Capai 300 Ton Perhari]

Adi tidak menyangkal, buah manggis asal Pangandaran sudah dikenal di luar daerah, bahkan banyak pengusaha yang menampung kemudian menjual atau mengekspornya ke luar negeri. Ironisnya, banyak kejadian buah manggis asal Pangandaran justru diatasnamakan dari daerah lain.  “Meski sudah terkenal, tapi buah manggis asal Pangandaran selalu diklaim oleh daerah lain,” katanya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pangandaran, H. Teddy Sonjaya, ketika ditemui Koran HR, mengaku akan memfasilitasi para petani lokal untuk mendapat kemudahan dalam mengakses permodalan dari perbankan.

Teddy berharap, dengan kemudahan akses terhadap perbankan, petani dan masyarakat pesisi Pantai Pangandaran bisa lebih maju dan berkembang. Dia juga mengimbau masyarakat untuk bangun dan meningkatkan jiwa enterpreneship.

“Untuk itu, kita akan coba fasilitasi usaha supaya enterpreneurship petani dan masyarakat terbangun. Sebagai tujuan wisata dunia, warga dan petani Pangandaran tidak hanya menjadi penonton. Kedepan, wirausaha desa dan penciptaan usaha baru akan kita prioritaskan,” katanya. (Mad/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles