Waduh..Dalam Sebulan Penghasilan Pengemis di Banjar Capai Puluhan Juta

Waduh..Dalam Sebulan Penghasilan Pengemis di Banjar Capai Puluhan Juta

Petugas Satpol PP Kota Banjar, Sabana, menunjukkan sebuah buku tabungan dan uang jutaan rupiah yang ditemukan dari dalam tas milik Ade Cahyono (26), seorang pengemis yang terjaring razia.  Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kebanyakan orang menilai bahwa pengemis merupakan orang paling miskin dan menyedihkan. Karena, pekerjaannya hanya meminta-minta belas kasihan orang lain di jalanan. Namun, tidak semuanya para pengemis itu benar-benar orang miskin, buktinya ada beberapa pengemis di Kota Banjar yang ternyata orang kaya.

Salah satunya Ade Cahyono (26), warga Sumanding Kulon, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Dia bisa dikatakan pengemis paling kaya di Kota Banjar. Betapa tidak, dari hasil mengemis, Ade bisa menumpulkan uang Rp.700 ribu setiap harinya. Bila dihitung dalam satu bulan, dia mampu mengumpulkan uang hingga Rp.20 juta lebih.

Menurut Ade, rencananya uang tersebut dikumpulkan untuk membangun sebuah rumah dan kios. Karena dirinya ingin kembali merintis usaha berdagangnya. “Dulu memang saya pernah berjualan di pasar, tapi bangkrut, dan kini saya punya cita-cita ingin berjualan lagi,” tutur Ade, kepada HR, Selasa (22/03/2016), saat terjaring razia Satpol Pol.

Dia juga mengaku pernah melamar kerja kemana-mana, namun pihak perusahaan selalu menolak karena dirinya mengalami cacat fisik. Lantaran putus asa, maka Ade pun terpaksa meminta-minta hingga sekarang.

Pria lulusan salah satu SMA Negeri di Banjar ini mengaku baru pertama kali terjaring razia Satpol PP. Meski begitu, dirinya berusaha untuk tetap tenang karena tidak berbuat jahat. “Saat dirazia, saya tenang saja, kan saya mah tidak jahat,” ujar Ade.

Pengemis “beunghar” ini dibuktikan dengan ditemukannya uang jutaan rupiah saat digeledah petugas. Uang tersebut disimpan dalam sebuah kantong plastik berwarna merah yang selalu dia bawa.

Selain itu, petugas juga menemukan buku tabungan koperasi dengan jumlah saldonya mencapai Rp.19.702.000, dan uang recehan sebanyak Rp.300 ribu. Beberapa anggota Satpol PP pun tercengang setelah melihat uang penghasilan seorang pengemis dalam satu bulan hingga mencapai puluhan juta rupiah.

“Wah mantap nih pengemis, dalam satu bulan bisa mendapat puluhan juta,” kata Sabana, salah seorang anggota Satpol PP Kota Banjar.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Banjar, Yayan Herdiaman, SH., M.Si., mengatakan, bahwa pihaknya menyesalkan kenapa ada orang kaya tapi masih mengemis. Apalagi pengemis itu dengan mudah mendapatkan uang yang nilainya sangat fantastis.

“Kami menyesalkan, pengemis itu sudah punya uang, tabungan banyak dengan nilai puluhan juta rupiah, tapi kenapa masih mengemis, sehingga kami pun kaget dengan ditemukannya pengemis kaya ini di Banjar, dan ini akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Yayan menghimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan uang kepada pengemis, karena hal yang dilakukan itu tidak mendidik, sehingga mereka akan terus terbiasa mencari uang dengan cara meminta-minta.

“Kami akan membuat spanduk larangan memberi uang kepada pengemis di sejumlah titik di wilayah Kota Banjar. Hal itu dilakukan supaya masyarakat Banjar tidak menjadi warga yang malas,” pungkasnya. (Hermanto/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles