YPT Bina Putera Banjar Bantah Ijazah STISIP Legalitasnya Bermasalah

YPT Bina Putera Banjar Bantah Ijazah STISIP Legalitasnya Bermasalah

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Bina Putera Banjar, Tri Pamuji Rudianto, membantah ada kejanggalan pada legalitas ijazah sarjana (S1) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Bina Putera (BP) Banjar.

Tri Pamuji menegaskan baru kali ini ada pihak yang mempermasalahkan terkait legalitas ijazah STISIP BP. Padahal, sebelumnya tidak pernah ada pihak yang menyebutkan bahwa ijazah STISIP BP legalitasnya bermasalah.

“Ijazah yang dikeluarkan STISIP sudah sah berdasarkan hukum yang berlaku dan tidak pernah dipermasalahkan oleh pihak manapun. Buktinya, ribuan alumni STISIP BP sudah banyak yang bekerja, baik sebagai karyawan perusahaan swasta ataupun Pegawai Negeri Sipil (PNS),” katanya, kepada HR Online, Minggu (13/03/2016).

Logikanya, kata dia, kalau legalitas ijazah STISIP BP bermasalah, ribuan sarjana dari kampus tersebut tidak akan diterima bekerja di perusahaan ataupun di pemerintahan. “Pihak yang mempermasalahkan keabsahan ijazah STISIP BP hanya mengatasnamakan alumni satu atau dua orang saja. Selain itu, subtansi yang dipermasalahkannya pun tidak jelas,” katanya.

“Untuk menjawab pertanyaan mereka, kita pakai bukti sederhana saja, yakni bahwa hingga saat ini sudah tercatat ribuan alumni STISIP BP yang sudah menjadi PNS atau karyawan perusahaan swasta. Mereka bisa diterima kerja, karena legalitas ijazahnya diakui oleh pemerintah dan perusahaan tempat bekerjanya,” paparnya.

Sebelumnya, sekelompok massa yang mengaku sebagai penerima kuasa dari orang tua alumni mahasiswa STISIP Bina Putra Banjar menuntut dan meminta penjelasan dari YPT Bina Putera Banjar terkait keabsahan ijasah yang diragukan mereka. (Muhafid/R2/HR-Online)

Berita Terkait

Soal Ijasah, 2 Kelompok Massa Bersitegang di Kampus STISIP BP Banjar

Yayasan Bina Putra Banjar Sesalkan Terjadi Keributan di Kampus STISIP

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles