Yatim Piatu di Ponpes Al-Barokah Banjar akan Pelajari Kitab Kuning

Walikota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, SIP., M.Si., tengah melakukan peletakan batu pertama pembangunan pondik pesantren dan asrama yatim piatu Al-Barokah. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Walikota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, SIP., M.Si., berharap, dibangunnya pondok pesantren dan asrama yatim piatu oleh Yayasan Al-Barokah di Lingkungan Lemburbalong, RT/RW, 3/5, Kel/Kec. Pataruman, Kota Banjar, diharapkan bisa menjadi sumber cahaya kebajikan bagi siapa saja, terutama anak yatim.

“Alhamdulillah, dengan dibangunnya asrama yatim piatu Al-Barokah ini untuk memancarkan kebajikan,” kata Walikota Banjar, dalam sambutannya saat acara peletakan batu pertama pembangunan ponpes dan asrama yatim piatu Al-Barokah, Kamis (28/04/2016).

Ketua Yayasan Al-Barokah, H. Uca, menyatakan, tujuan pembangunan pesantren dan asrama yatim piatu ini adalah untuk menampung anak yatim piatu, sehingga mereka dapat mempelajari ajaran agama Islam, khususnya kitab kuning.

“Pendirian pesantren ini bertujuan menampung para anak yatim piatu, dan mendidik dengan budaya Islami, terutama mengajarkan kitab kuning yang kini sudah jarang dipelajari,” terangnya.

Menurut Uca, dengan itikad baik pendiri dan para donatur pembangunan pesantren dan asrama yatim piatu Al-Barokah, diharapkan bisa membudayakan para santri membaca kitab kuning, sehingga kelak mereka dapat mengamalkannya.

Sementara itu, salah satu pendiri Yayasan Al-Barokah, Hendra Gunawan, menambahkan, dengan metode membaca kitab kuning, nantinya para santri tersebut diwajibkan satu hari minimal 30 menit, dan dibaca secara terus-menerus.

“Hal ini bertujuan supaya santri bisa memaknai arti dari kitab kuning tersebut. Selain membaca kitab kuning, setiap santri pun nantinya diwajibkan menulis huruf arab untuk tambahan santri dalam mempelajari ilmu pengetahuan agama Islam,” kata Hendra. (Hermanto/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA