Akibat PJU Padam, Jalan Banjar-Langensari Ini Jadi Tempat Mesum

Lampu PJU yang terpasang di sepanjang Jalan Raya Banjar-Langensari, tepatnya di Dusun Sampih, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, padam. Bila malam hari di jalan ini kerap ditemukan pasangan remaja yang berpacaran dan balapan liar. Photo: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sudah 1 bulan lebih, lampu Penerang Jalan Umum (PJU) yang terpasang di sepanjang Jalan Raya Banjar-Langensari, tepatnya di Dusun Sampih, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, padam.

Menurut sejumlah warga setempat, lampu PJU tersebut sudah cukup lama mati, padahal sebelumnya sudah pernah hidup setelah diperbaiki oleh Bidang Tamben Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Banjar.

Syaeful Anam, warga Rejasari, mengatakan, matinya lampu PJU di jalan itu kerap dimanfaatkan oleh sejumlah pasangan remaja untuk berpacaran. Selain itu, balapan liar pun masih berlangsung meski tidak setiap hari.

“Saya sudah menyampaikan kepada pihak RT setempat untuk masalah keamanan di jalan tersebut. Bahkan, saat lampu menyala pun mereka sengaja memutus paksa kabel atau dengan cara menembak lampu menggunakan senapan angin. Tujuannya sudah jelas supaya jalan jadi gelap dan digunakan untuk hal negatif,” terangnya, kepada Koran HR, pekan lalu.

Syaeful berharap dinas terkait jangan membiarkan lampu PJU di jalan itu mati supaya pengguna jalan maupun warga sekitar merasa aman. “Kalau bisa segera diperbaiki biar semua tenang,” harap Syaeful.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Rejasari, Nanang Sunarya, mengaku belum mendapatkan laporan dari warga, terkait matinya lampu PJU. Tetapi, kabar mengenai matinya lampu tersebut akibat disengaja oleh oknum yang tidak bertanggungjawab pernah didengarnya.

“Saya juga kalau lewat kadang takut karena khawatir banyak remaja yang mabuk. Ada juga laporan kerap digunakan untuk mesum. Tempatnya di sebuah gubug yang berada di pinggir jalan,” katanya.

Nanang juga mengaku sudah geram dengan informasi matinya lampu PJU karena disengaja oleh oknum yang nakal. Untuk itu, pihaknya berharap PJU di lokasi tersebut diganti menggunakan PJU tenaga surya.

“Kami juga mengajak kepada masyarakat untuk mengintensifkan ronda malam, dan warga harus kompak melawan aksi kriminal maupun kejahatan lainnya yang merugikan orang banyak. Saya harap patroli dari pihak kepolisian pun lebih diperketat di jalan tersebut,” harap Nanang. (Muhafid/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar