Bersama Pemkab, BNN Ciamis Beri Penyuluhan Hukum kepada Masyarakat

10/06/2016 0 Comments
Bersama Pemkab, BNN Ciamis Beri Penyuluhan Hukum kepada Masyarakat

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Ciamis bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan penyuluhan hukum bagi masyarakat, di Desa Kepel, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, belum lama ini.

Penyuluhan mengenai pentingnya sadar hukum tersebut dihadiri oleh unsur perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Linmas, Ketua RT, Ketua RW, Kader PKK, Karang Taruna dan para tokoh masyarakat Kecamatan Cisaga.

Kasubag Bantuan Hukum dan HAM Setda Ciamis, Deni Wahyu Hidayat, ketika ditemui Koran HR, mengatakan, acara yang diikuti kurang lebih seratus peserta tersebut mempunyai tujuan agar masing-masing dari perwakilan paham dan taat akan hukum.

Deni menjelaskan, penyuluhan sadar hukum tersebut merupakan rangkaian dari Lomba Desa Sadar Hukum yang digagas oleh Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Barat. Di Ciamis, lomba desa sadar hukum diikuti oleh 70 desa dari 6 kecamatan, Kawali, Jatinagara, Cipaku, Ciamis, Cisaga dan Banjarsari.

“Bagi desa yang memenuhi syarat, akan ditetapkan sebagai Desa Sadar Hukum dengan kriteria dapat melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 90 %, Angka Kriminalitas Rendah, Angka Putus Sekolah Rendah, Angka Perkawinan Usia Muda Rendah, serta Angka Penyalahgunaan Narkoba Rendah. Tentu sebelumnya melalui tahapan-tahapan penilaian dan verifikasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Ciamis, Deny Setiawan, S.Sos., M.M., ketika ditemui Koran HR, menuturkan bahwa peran serta masyarakat dalam upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba sanngat penting.

Hal tersebut juga karena sudah menjadi amanat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mulai pasal 104 – 108. Dalam hal ini masyarakat mempunyai hak dan tanggung jawab dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

“Saya berharap peserta yang hadir dapat menjadi agen informasi di lingkungannya masing-masing guna meminimalisir penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di masyarakat, serta mampu melakukan upaya-upaya pencegahan dengan berbagai cara dan inovasi,” tuturnya. (DSW/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply