Di Banjar, Pencuri Bersenjata Kapak Bobol Sebuah Warung

28/07/2016 0 Comments
Di Banjar, Pencuri Bersenjata Kapak Bobol Sebuah Warung

Sebilah kapak yang ditemukan di dalam warung milik Adminah (55), diduga digunakan pelaku untuk membobol warung. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Warung milik Adminah (52), yang berlokasi di pinggir Jalan Pengairan, tepatnya di Dusun Kedungwaringin, RT.03, RW.05, Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, dibobol maling pada Rabu dini hari (27/07/2016), sekitar jam 03.00 WIB.

Petugas Babinmas Desa Waringinsari, Brigadir. Agus Tri, mengatakan, berdasarkan keterangan dari Nano (32), anaknya Adminah, bahwa warung tersebut diketahui dibobol maling pada pagi harinya jam 08.30 WIB, saat ibunya hendak mengambil emas.

“Ketika pintu warung dibuka, Adminah terperanjat kaget melihat barang dagangannya berantakan dan emas miliknya sekitar seberat 10 gram sudah tidak ada di tempat. Termasuk beberapa bungkus rokok ikut raib dibawa maling. Kerugian titaksir semuanya mencapai 5 juta rupiah,” terang Agus, kepada HR Online, Kamis (28/07/2016).

Sebelumnya, jam 01.00 WIB, Nano sempat mengecek warung tapi tak sempat masuk karena tidak membawa kunci. Bahkan, waktu malam itu tidak menaruh curiga apapun. Diduga pencurian itu terjadi sekitar jam 03.00 WIB.

“Hasil olah TKP kami bersama jajaran anggota Polsek Langensari lainnya, pencuri masuk lewat dapur, dimana diketahui pintunya hanya dikunci atau ditutup penghalang balok kayu. Sehingga memudahkan pelaku untuk membukanya,” kata Agus.

Terlebih, di area tersebut ditemukan sebuah kampak yang diperkirakan digunakan pencuri untuk membuka kunci yang terbuat dari kayu. Hingga saat ini pelakunya belum ditemukan dan kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak Reskrim Polsek Langensari.

Di tempat terpisah, Kepala Dusun Kedungwaringin, Suminah, mengatakan, saat korban mengetahui kejadian tersebut langsung menjerit histeris hingga pingsan, beberapa tetangganya pun berdatangan lalu membawa Adminah ke puskesmas terdekat.

“Kasihan dia tertimpa musibah beruntun, setelah seminggu sebelumnya cucunya yang masih balita meninggal dunia. Sekarang emas 30 gram miliknya hilang dibawa maling,” ucap Suminah. (Nanks/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!