208 Napi Lapas Ciamis Dapat Remisi, 9 Orang Bebas dari Hukuman

18/08/2016 0 Comments
208 Napi Lapas Ciamis Dapat Remisi, 9 Orang Bebas dari Hukuman

Bupati Ciamis, Ing Syam Arifin, saat memberikan surat remisi kepada salah seorang perwakilan narapidana Lapas Kelas IIB Ciamis, Rabu (17/08/2016). Foto: Deni Supendi/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sebanyak 208 narapidana yang menghuni Lapas Kelas II B Ciamis mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman pada peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke 71, Rabu (17/08/2016). Dari 208 narapidana tersebut, 9 orang diantaranya langsung mendapat remisi bebas dari hukuman.

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Dasep Rana Budi, mengatakan, remisi sengaja diberikan kepada narapidana yang memenuhi persyaratan tertentu sebagai bentuk reward (penghargaan).

“Pemberian remisi juga merujuk peraturan perundang-undangan, yakni undang-undang no 12 Tahun 1995 tentang permasyarakatan. Sementara tujuan kami memberikan remisi bebas kepada 9 narapidana, tak lain untuk memberi kesempatan kepada narapidana memperbaiki diri dan berperan dalam pembangunan,” ucapnya.

Menurut Dasep, narapidana yang mendapat remisi harus sudah menjalani masa hukuman sekurang-kurangnya enam bulan. “Setelah menjalani masa tahanan dan napi tersebut dinilai berkelakuan baik, mematuhi semua program dan melengkapi administrasi, maka dia layak mendapat remisi. Artinya, pemberian remisi tidak sembarang dan ada syarat-syarat yang harus ditempuh,” ujarnya.

Menurut Dasep, remisi umum yang diberikan kepada Napi ada dua jenis, yakni remisi umum satu dan remisi umum dua. Remisi umum satu adalah pemberian keringanan atau pengurangan masa hukuman, tetapi Napi yang bersangkutan masih menjalani sisa hukuman.

Sementara remisi umum dua adalah pemberian pengurangan masa hukuman dan Napi yang bersangkutan langsung bebas dari Lapas. Karena setelah dikurangi remisi, ternyata masa hukumannya langsung selesai atau habis. “Ada 9 Napi yang mendapat remisi dua,” katanya.

Dasep menjelaskan, selama warga binaan berada di Lapas, pihaknya berupaya memberikan pembinaan dan pemberdayaan. Diantaranya memberikan pembinaan dari sisi mental, pengamanan, agama, olahraga, keterampilan, kesenian, pendidikan kebangsaan dan bela negara. (Den/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!