Banjir di Pangandaran, Petani dan Pemilik Kolam Ikan Merugi

14/08/2016 0 Comments
Banjir di Pangandaran, Petani dan Pemilik Kolam Ikan Merugi

Areal sawah dan kolam milik warga Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, yang terkena dampak banjir. Photo: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pangandaran membuat debit air sejumlah sungai meluap. Akibatnya sejumlah pesawahan milik petani yang berada di Desa Ciganjeung Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran tergenang air.

Salah seorang pemilik sawah di Desa Ciganjeung, Sugianto mengatakan miliknya sekitar 500 bata terendam air banjir. Padahal, 2 minggu lagi dirinya akan memanen padi. Tidak hanya miliknya, sawah milik petani lain terutama yang berada ditengah-tengah tidak tampak tanaman padi karena dalamnya air banjir.

“Kalau sampai banjir tidak kunjung surut, saya berinisiatif akan memanen lebih awal. Ketika tidak segera dipanen, maka tanaman padi akan mati dan jelas para petani rugi besar,” ujarnya kepada HR Online, Sabtu (13/8/2016).

Sementara itu, tanaman padi milik para petani di Blok Liposos, Desa Ciganjeng, juga mengalami nasib yang sama. Selain itu, para pemilik kolam yang berada di sekitaran sawah juga mengalami dampak banjir tersebut. Pasalnya, ikan yang berada dalam kolam kabur ke areal pesawahan.

“Rata-rata pemilik kolam merugi akibat banjir ini. Kalau saya mengalami kerugian sekirat Rp. 3 Jutaan. Soalnya ikan yang sudah lama dibesarkan tiba-tiba menghilang setelah banjir datang, yang jelas ikannya berpindah ke areal pesawahan,” Kata Edi, pemilik kolam, kepada HR Online. (Ntang/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!