Digugat Ahli Waris, Kisruh Tanah Desa di Pangandaran Berlanjut

09/08/2016 0 Comments
Digugat Ahli Waris, Kisruh Tanah Desa di Pangandaran Berlanjut

Photo: Ilustrasi net/Ist

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Polemik kepemilikan aset tanah Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, kian panjang. Sejumlah pihak melakukan klarifikasi dihadapan pihak-pihak terkait dalam musyawarah di Desa Putrapinggan, Selasa (9/8/2016).

H. Komar, salah satu pihak yang sebelumnya menyampaikan dalam musyawarah dapat membuktikan data legalitas tanah desa, namun pada pertemuan selanjutnya, Selasa (9/8/2016), menyatakan meralat ucapannya sendiri

“Saya tegaskan tidak akan ikur campur soal tanah desa yang tengah dipermasalahkan. Waktu itu, data kepemilikan aset desa tidak ada pada saya, kemungkinan besar ada di desa,” ujarnya kepada HR.

Sementara itu, Wartoyo, mantan Kepala Desa Putrapinggan, mengatakan, bahwa pada tahun 2005 data yang menggunakan atas nama desa Putrapinggan hanya bersifat untuk penertiban dari program provinsi sebagai data objek pajak guna peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Tanah atas nama desa tersebut bukan untuk penguatan kepemilikan tanah, hanya sebagai data objek Pajak,” Kata Wartoyo.

Sedangkan kuasa hukum pemohon ahli waris, Wawan Suprawan,SH, mengatakan, dirinya telah menyerahkan data-data ke pihak Kecamatan Kalipucang untuk segera ditindaklanjuti ke tingkat kabupaten.

“Saya sudah menyerahkan semuanya kepada pihak kecamatan. Saya harap segera ada realisasinya,” singkatnya. (Madlani/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!