DPRD Pangandaran: ULP dan Pokja Harus Berani Tolak Titipan Menangkan Proyek

11/08/2016 0 Comments
DPRD Pangandaran: ULP dan Pokja Harus Berani Tolak Titipan Menangkan Proyek

Ilustrasi Lelang Proyek. Foto: Ist/Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Ketua Komisi III DPRD Pangandaran, Wowo Kustiwa, menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap proses lelang 7 paket pekerjaan yang sebelumnya dinyatakan gagal lelang.

“Kami meminta jangan sampai gagal lelang lagi. Kami pun mengingatkan kepada ULP dan Pokja agar bekerja secara normatif dan harus berani menolak titipan-titipan dari pihak manapun untuk memenangkan salah satu peserta lelang,” tegasnya kepada Koran HR, usai menggelar rapat kerja dengan ULP, Pokja serta Dinas PU dan Hubkominfo Pangandaran, di Gedung DPRD Pangandaran, Selasa (09/08/2016).

Sementara itu, Ketua ULP Kabupaten Pangandaran, Solih, mengakui bahwa 7 paket pekerjaan fisik dinyatakan gagal lelang dan selanjutnya akan di lelang ulang. Menurutnya, penyebab gagal lelang 7 paket pekerjaan tersebut lantaran dokumen seluruh peserta lelang tidak lengkap atau tidak sesuai dengan persyaratan. “Memang ada peserta lelang yang memenuhi syarat, namun penawarannya di bawah standar,” pungkasnya. [Berita Terkait: DPRD Pangandaran Ancam Pidanakan Kecurangan pada Lelang Proyek]

Di tempat terpisah, Kepala Dinas PU dan Dishubkominfo Kabupaten Pangandaran Dadang Dimyati, ketika dihubungi Koran HR, Selasa (09/08/2016), membenarkan ada beberapa paket pekerjaan fisik yang harus dilelang ulang, termasuk proyek pekerjaan penunjang sarana untuk penyelengaraan PON XIX Jabar. Namun, dia mengaku optimis semua paket pekerjaan yang dilelang ulang akan selesai tepat waktu.

“Kita pun akan berusaha mempercepat proses lelangnya. Mudah-mudahan tidak ada kendala lagi,” pungkasnya. (Ntang/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!