Duh! Realisasi Anggaran Fisik Pemkab Pangandaran Baru 15 Persen

08/08/2016 0 Comments
Duh! Realisasi Anggaran Fisik Pemkab Pangandaran Baru 15 Persen

Ilustrasi Anggaran. Foto: Ist/Net

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, menyoroti realisasi serapan anggaran fisik tahun anggaran 2016. Pasalnya, realiasasi serapan anggaran fisik tahun 2016 hanya sebesar 15 persen.

Ketua DPRD Pangandaran, Iwan M Ridwan, ketika ditemui Koran HR, Senin (01/08/2016) lalu, menuturkan, Pangandaran merupakan daerah otonom yang sudah berjalan empat tahun. Tapi kenapan realisasi serapan anggaran masih rendah.

“Makanya tidak ada alasan lagi untuk tidak meningkatkan serapan anggaran. Kita sudah masuk triwulan ketiga tapi serapan anggaran masih rendah, mudah-mudahan segera diselesaikan,” kata Iwan.

Walapun Iwan mengaku prihatin, pihaknya meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk meningkatkan realisasi program kerja. Selain itu, dia juga meminta penyusunan perencanaan pembangunan dilakukan di awal, bukannya saat angaran sudah berjalan.

Berdasarkan laporan pengawasan Komisi III, kata Iwan, sejumlah faktor menjadi kendala dalam realisasi penyerapan anggaran tahun 2016. Diantaranya terkait keterlambatan dalam penyusunan perencanaan, sumber daya manusia (SDM), kordinasi lemah dengan konsultan.

“Di anggaran tahun 2017, lelang harus dilakukan di awal tahun anggaran. Kita imbau ULP proaktif, karena ada ketentuan bila penyerapan kurang dari 90 persen, maka tidak akan ditransfer. Harus diantisipasi terkait kurangnya koordinasi antara SKPD, ULP dan konsultan,” katanya.

Ketua Komisi III DPRD Pangandaran, Wowo Kustiwa, membenarkan soal faktor keterlamabatan penyerapan anggaran. Salah satunya rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) di masing-masing SKPD. (Mad/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!