Harga Tomat Anjlok, Petani di Ciamis Minta Pemerintah Turun Tangan

06/08/2016 0 Comments
Harga Tomat Anjlok, Petani di Ciamis Minta Pemerintah Turun Tangan

Nono Suwarno (48), salah seorang petani tomat di Dusun Sindangkalagen, Desa Sindanglaya, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, menunjukkan tanaman buah tomat miliknya. Photo: Heri/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Petani di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengeluhkan anjloknya harga tomat di tingkat petani saat ini. Penyebab anjloknya harga tomat diduga karena hampir di setiap daerah sedang musim panen. Petani meminta pemerintah segera menstabilkan kembali harga di pasaran.

Nono Suwarno (48), salah seorang petani tomat di Dusun Sindangkalagen, Desa Sindanglaya, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, mengatakan, untuk saat ini harga tomat di tingkat petani hanya Rp1.500 per kilogramnya.

“Tapi untuk harga di pasar kami tidak tahu. Dengan anjloknya harga tomat, sekarang kami sedikit kebingungan karena biaya produksi tidak sebanding dengan hasil dari penjualan, sehingga kami sedikit merugi,” tuturnya, Sabtu (06/08/2016).

Karena para petani tomat mengalami sedikit kerugian, maka mereka pun meminta perhatian dari pemerintah agar secepatnya menstabilkan harga tomat di pasaran, minimal mencapai Rp.4.000 per kilogram.

“Dengan harga 4.000 rupiah per kilogram saja petani sudah cukup untung,” ungkap Nono. (Her/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!