Izin Banjar Indah Plaza untuk Cineplex, Bukan Supermarket

11/08/2016 0 Comments
Izin Banjar Indah Plaza untuk Cineplex, Bukan Supermarket

Bagian gedung yang akan digunakan Cineplex tampak masih ditutupi terpal bertuliskan cooming son, terletak di bagian lantai II Baninza. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Banjar Indah Plaza (Baninza) Kota Banjar, sejak dibuka resmi dua bulan lalu, tepatnya tanggal 3 Juni 2016, yakni seiring mulai beroperasinya Samudera Store, namun untuk Cineplex belum juga beroperasi. Padahal, dalam perizinan utamanya bukan untuk supermarket melainkan izin cinema.

Ketika HR hendak mengkonfirmasikan hal tersebut kepada pihak manajemen Baninza, Selasa (09/08/2018), namun pihak yang berkompeten untuk memberikan keterangan tidak ada di tempat, yang ada hanya bagian tenaga administrasinya saja, Risa Fatmawati.

“Saya tidak tahu kenapa sampai saat ini Cineplex belum dibuka atau belum beroperasi. Kalau melihat izinnya memang izin cinema. Tapi tidak tahu lah, bukan kewenangan atau ranah saya untuk menjawabnya,” tukasnya.

Menurut Risa, berdasarkan informasi yang diterima dari pimpinannya, kemungkinan Cineplex baru bisa dibuka pada bulan September mendatang, sambil menunggu gedung bioskop yang terdiri tiga theater itu selesai dibangun, dan saat ini sedang proses finishing.

Sementara itu, kepala toko Samudra, Misro, menyebutkan, bahwa pihaknya sangat menunggu dioperasikannya Cineplex, sebab nantinya akan berimbas terhadap omzet penjualan Samudera.

“Usai Lebaran kemarin, pengunjung yang datang ke Samudera ini berkurang, atau belum ada keramaian yang signifikan. Jika bioskop tersedia sesuai yang direncanakan, tentu akan membawa dampak keramaian. Setidaknya pengunjung pun akan mendatangi sekaligus berbelanja di Samudera ini,” tuturnya.

Agar Cineplex dapat segera dibuka, menurut Misro, perlunya kepala daerah membuka akses seluas-luasnya bagi investor dan tidak dipersulit. Karena pada intinya, berdirinya Baninza mampu menyerap tenaga kerja local. Termasuk manajemen Samudera sendiri, dimana pegawainya mengambil warga dari lingkungan sekitar.

“Justru saat ini, kami seolah diingkari janji. Soalnya yaitu tadi, Cineplex-nya belum ada tanda-tanda akan dibuka, terlebih gedung yang akan digunakannya belum siap dipakai sebab memang belum selesai pembangunannya,” kata Misro.

Pantauan HR di lokasi gedung Cineplex yang masih dalam tahap pembangunan, tepatnya di lantai dua gedung Baninza, terlihat kondisinya berantakan dan berdebu, sehingga ditutupi terpal bertuliskan cooming soon. (Nanks/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!