Kendaraan Dirusak dan 3 Anggotanya Dianiaya, GMBI Pangandaran Lapor Polisi

11/08/2016 0 Comments
Kendaraan Dirusak dan 3 Anggotanya Dianiaya, GMBI Pangandaran Lapor Polisi

Kendaraan milik anggota LSM GMBI yang mengalami kerusakan akibat lemparan batu saat berunjuk rasa di halaman Gedung DPRD Pangandaran, Kamis (11/08/2016). Foto: Entang Saeful Rachman/Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Ketua LSM GMBI Kabupaten Pangandaran, Ujang Bendo, menegaskan, pihaknya akan segera melapor ke pihak kepolisian terkait kasus perusakaan kendaraan serta aksi pemukulan dengan korban anggotanya, saat menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Pangandaran, Kamis (11/08/2016).

Ujang menjelaskan, kendaraan yang rusak akibat lemparan batu saat diparkir di halaman Gedung DPRD Pangandaran, seluruhnya milik anggota GMBI. Menurut dia, pihaknya mencatat ada sekitar 15 unit mobil dan puluhan sepeda motor milik anggota GMBI yang diparkir di halaman Gedung DPRD.

“Namun, kendaraan yang rusak berapa jumlahnya, kami belum menghitung. Silahkan pihak kepolisian terlebih dahulu melakukan penyelidikan sebelum kami melakukan pendataan terkait jumlah kerusakaan kendaraan,” ujarnya, kepada HR Online, di Gedung DPRD Pangandaran, Kamis (11/08/2016).

Selain kendaraan banyak yang dirusak, lanjut Ujang, dirinya pun mendapat laporan bahwa ada 3 anggota GMBI yang dianiaya di dua lokasi berbeda, yakni 1 anggota dianiaya di kantor Sekretariat GMBI Pangandaran dan 2 anggota lagi dianiaya di lokasi unjuk rasa.

“Seluruh bukti-bukti tersebut tengah kami kumpulkan. Dan pada hari ini juga kami akan bertolak ke Polres Ciamis untuk melakukan pengaduan kasus terebut,” katanya.

Sementara terkait permintaan pihak kepolisian yang meminta GMBI agar tidak bersamaan melakukan unjuk rasa dengan massa Gerakan Bela Pangandaran, Ujang mengakui bahwa pihaknya menolak permintaan tersebut. Karena, menurutnya, pihaknya lebih dulu melayangkan surat pemberitahuan menggela aksi unjuk rasa ke pihak kepolisian.

“Kami juga heran, kenapa kami yang dari jauh-jauh hari melayangkan surat pemberitahuan ke pihak kepolisian, tapi harus mengundurkan jadwal unjuk rasa. Makanya, ketika pihak kepolisian meminta kami mengundurkan jadwal, langsung kami tolak. Kami tetap menggelar unjuk rasa pada hari ini sebagaimana surat pemberitahuan pertama,” terangnya. (Mad/R2/HR-Online)

Berita Terkait

Diwarnai Lemparan Batu, Ribuan Massa Bela Pangandaran Kepung LSM GMBI

Massa Bela Pangandaran dengan LSM GMBI Nyaris Bentrok, Ini Kata Polisi

Polisi Jaga Ketat Sekretariat LSM GMBI Pasca Kerusuhan di Halaman DPRD Pangandaran

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!