Obwis Citumang Pangandaran Segera Dibuka, Begini Kesepakatannya

01/08/2016 0 Comments
Obwis Citumang Pangandaran Segera Dibuka, Begini Kesepakatannya

Photo: net/Ist

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Perum Perhutani KPH Ciamis yang diwakili oleh Kepala Asper BKPH Pangandaran, M Ganjar, menegaskan, bahwa pihaknya sudah menyetujui adanya harapan pihak Pemdes Bojong terkait bagi hasil yang diambil dari retribusi parkir dan retribusi paket pariwisata Citumang Pangandaran.

“Untuk bagi hasil kita tidak mengambil dari retribusi tiketing, karena bertentangan dengan Peraturan Pemerintah lewat Kementerian Kehutanan RI di mana retribusi obyek wisata bukan pajak harus disetorkan langsung melalui kas negara,” jelasnya kepada HR Online usai pertemuan dengan Jeje Wiradinata di rumah dinasnya, Minggu (31/7/2016).

Ganjar menambahkan, untuk sistem keamanan Obwis Citumang, pihaknya akan menempatkan petugas penyelamat (Balawista) di daerah titik rawan, akan membangun pos serta pagar pembatas di daerah yang rawan kecelakaan.  “Kami juga akan memberikan pembinaan serta pelatihan kepada para pemandu,” tutupnya.

Sementara itu, Pupung, Pengurus Traveling asal Kabupaten Pangandaran, mengaku bingung dengan keadaan Obwis Citumang. Pasalnya, besaran nilai paket wisata yang sudah ditawarkan oleh pihak traveling berubah saat di lokasi Obwis Citumang.

“Kalau tidak kondusif, bagaimana kita mempromosikannya? Paket wisata yang harganya tidak tentu dengan dalih tambahan untuk biaya paket makan, membuat kapok para wisatawan mengunjungi Pangandaran. Padahal, para pengunjung tidak semuanya sama seperti membawa makanan sendiri dari rumah atau ingin makan di tempat lain,” ujarnya kepada HR Online.

Sedangkan Camat Parigi, Haryono, yang melakukan mediasi serta mendorong percepatan pembukaan kembali obyek wisata Citumang, berharap Obwis Citumang kembali normal.

“Kami dorong pembentukan kembali kepengurusan Karang Taruna desa serta melaporkan semua hasil kegiatan langkah percepatan pembukaan kepada Bupati. Mudah-mudahan hari Senin laporan sudah selesai. Untuk bagi hasil ke desa, retribusi parkir sebesar 20 persen, sementara paket wisata berdasarkan nominal yang diperoleh,” pungkas Haryono. (Madlani/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!