Pasca Terlibat Bentrok, Ormas Pemuda Pancasila & Banjar Bersatu Islah

10/08/2016 3 Comments
Pasca Terlibat Bentrok, Ormas Pemuda Pancasila & Banjar Bersatu Islah

Massa dari ormas Pemuda Pancasila, saat berkumpul di Mapolresta Banjar, Selasa dini hari (09/08/2016). Photo: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pasca bentrokan dua organisasi masyarakat (ormas) yakni antara Pemuda Pancasila dengan ormas Banjar Bersatu yang terjadi hari Senin (08/08/2016), pada Selasa dini harinya (09/08/2016), ratusan massa Pemuda Pancasila dari lima daerah di Jawa Barat, yaitu Tasikmalaya, Pangandaran, Ciamis, Garut, dan Majalengka, berdatangan ke Kota Banjar.

Ratusan massa ini datang menggunakan sepeda motor dan mobil, lalu berkumpul di Jalan Hamara Efendi, untuk melakukan sweeping terhadap anggota ormas Banjar Bersatu. Beruntung, aksi mereka dapat digagalkan oleh aparat kepolisian dari Polresta Banjar. [Berita Terkait: Akibat Senggolan Saat Joget di Acara Dangdut, 2 Ormas di Banjar Bentrok]

Tidak puas dengan itu, ratusan massa kemudian mendatangi Mapolresta Banjar, untuk melihat mediasi antar anggota ormas yang terlibat perkelahian di acara dangdutan pernikahan salah seorang warga.

Saat tiba di Mapolresta Banjar, massa dari Pemuda Pancasila pun berteriak dan menuntut kepada ormas Banjar Bersatu untuk meminta maaf. Karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap ketua Pemuda Pancasila Kota Banjar dengan kata-kata kasar.

Kemudian, Kapolresta Banjar, AKBP. Novri Turangga, menenangkan massa dan emosi massa pun mereda. “Saya minta kepada setiap anggota ormas untuk bisa menahan diri, jangan sampai terpancing emosi,” kata Novri, di depan massa Pemuda Pancasila, Selasa (09/08/2016), sekitar jam 01.00 WIB.

Hal yang sama juga dikatakan Ketua Pemuda Pancasila Kota Banjar, Joni. Untuk meredam massa yang tengah emosi, dia pun mengatakan bahwa dalam kejadian ini tidak ada yang menghina kepada dirinya, dan meminta kepada setiap anggota Pemuda Pancasila untuk tidak terhasut dengan isu penghinaan tersebut.

“Tidak ada penghinaan kepada diri saya, dan saat mediasi antara Pemuda Pancasila dengan ormas Banjar Bersatu bersama kapolres, pihak Banjar Bersatu pun sudah meminta maaf,” kata Joni.

Setelah situasi mereda, akhirnya massa dari kedua ormas tersebut langsung membubarkan diri dengan aman dan tertib.

Sementara itu, Ketua Banjar Bersatu, Asep Diana, ketika dihubungi HR melalui telepon selulernya, mengatakan, jika ada anggotanya yang berkata kasar terhadap Ketua Pemuda Pancasila Kota Banjar, pihaknya pun meminta maaf.

“Saat mediasi, kami sudah saling memaafkan, dan jika ada anggota yang berkata kasar kepada Ketua Pemuda Pancasila, saya minta maaf,” ucap Asep.

Seperti diketahui, bentrokan dipicu karena salah paham dan diduga akibat bersenggolan ketika berjoged dangdut di lokasi pernikahan warga, Senin (08/08/2016). Kemudian situasi berubah menjadi perkelahian yang mengakibatkan satu orang terluka, yakni Risman (23), dari ormas Pemuda Pancasila.

Pada malam harinya sekitar jam 20.15 WIB, puluhan massa dari ormas Pemuda Pancasila menyerang ormas Banjar Bersatu yang tengah nongkrong di wilayah Lingkungan Jelat, Blok Ciroas, Kelurahan/Kecamatan Pataruman Kota Banjar. Petugas dari Polresta Banjar yang datang ke lokasi, langsung mengamankan sejumlah anggota dari kedua ormas tersebut untuk melakukan mediasi. (Hermanto/Koran-HR)

About author

Related articles

3 Comments

  1. jhon August 11, at 03:11

    mending di bubarkeun we sakalian ari rek rarusuh mah pa.kapolres lah...

    Reply
  2. angga August 11, at 23:50

    pemuda pancasila mah moal bisa dibubarken cil...

    Reply
  3. IRWAN August 13, at 11:58

    Pemuda Pancasila Abadi ga bisa di bubarkan

    Reply

Leave a Reply