Pelajar di Banjar Tanggapi Gelar Akademik “Islam” Dihapus Kemenag

27/08/2016 0 Comments
Pelajar di Banjar Tanggapi Gelar Akademik “Islam” Dihapus Kemenag

Photo: Ilustrasi net/Ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah mahasiswa menanggapi Peraturan Menteri Agama Nomor 33 Tahun 2016 tentang Gelar Akademik Perguruan Tinggi Keagamaan, yang dikeluarkan pada hari Senin (09/08/2016), yang mana menghapus kata “Islam” dalam gelar akademik lulusan sarjana, magister dan doktor yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi Islam.

Salah satu calon mahasiswa STAIMA Kota Banjar, Muhammda Yunizar, mengaku turut senang mendengar kabar itu, karena benar-benar telah disahkan oleh Kementrian Agama.

Dirinya berharap, kelak gelar akademik yang akan menempel pada namanya tidak menjadi pembeda lagi dengan lulusan yang bukan dari perguruan tinggi Islam. “Selaku calon mahasiswa, saya jadi tambah semangat lagi untuk belajar agar masa depan menjadi lebih baik lagi, apalagi gelar Islam sudah dihapus,” kata Yunizar, kepada HR.

Amiroh Munjiyah, S.Pd.I., salah satu lulusan perguruan tinggi Islam, juga berharap gelar Islam yang menempel pada namanya setahun lalu, bisa seperti yang diatur dalam Peraturan Kementian Agama. Hal itu supaya semua lulusan perguruan tinggi Islam yang ada tidak “cemburu” dengan aturan baru tersebut.

“Biasanya ada yang percaya diri dengan titel Islam-nya. Namun ada juga yang risih karena berbagai alasan. Supaya kompak, saya harap aturan yang membahas hal itu juga bisa direalisasikan,” harap Amiroh. (Muhafid/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!