Terungkap, Rajin Baca Buku Bikin Umur Lebih Panjang

06/08/2016 0 Comments
Terungkap, Rajin Baca Buku Bikin Umur Lebih Panjang

Photo: net/Ist

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Buku merupakan jendela dunia. Kegiatan membaca buku adalah cara seseorang mencoba membuka jendela pengetahuan yang belum diketahui sebelumnya. Beberapa orang lebih suka membaca novel, komik, maupun membaca berita. Aktifitas membaca buku sebenarnya banyak sekali manfaat yang didapatkan selain pengetahuan, yakni dapat memperpanjang umur seseorang.

Dilansir dari Daily Mail, sebuah penelitian yang dilakukan Profesor Becca Levy, dari Yale University, mengungkapkan bahwa pembaca buku rata-rata hidup 2 tahun lebih lama daripada yang sama sekali. Walaupun setiap hari hanya meluangkan waktu setengah jam, menurutnya aktifitas tersebut dapat memperpanjang hidup.

Dalam penelitian selama 12 tahun, Profesor Becca Levy mencatat, kebiasaan membaca lebih dari 3.5 jam dalam seminggu memberikan dampak 23 persen kemungkinan kecil seseorang mati. Sedangkan membaca koran, majalah juga sangat erat kaitannya dengan memperpanjang umur. Namun, membaca buku seperti novel lebih dominan memperpanjang umur pembaca.

Penelitian yang melibatkan 3.635 orang berusia 50 tahun keatas, para peneliti memberikan sejumlah pertanyaan terkait kebiasaan membaca koresponden. Peneliti membagi 3 kelompok, yakni koresponden yang tidak membca buku, membaca buku 3.5 jam dalam seminggu serta kelompok yang lebih sering membaca lebih dari 3.5 jam dalam seminggu.

Alhasil peneliti menemukan bahwa kutu buku rata-rata merupakan perempuan yang berpendidikan tinggi serta memiliki pendapatan yang lebih. Selain itu, kaitannya dengan pekerjaan,usia, kesehatan, ras, depresi, lajang atau sudah menikah, para peneliti menegaskan hal tersebut sangat erat kaitannya antara aktifitas membaca mereka dengan panjang umur.

Lebih jauh, pembaca buku hidup selama rata-rata 23 bulan , hampir dua tahun  daripada mereka yang tidak membaca.

“Orang-orang yang melaporkan sedikitnya setengah jam sehari dari buku bacaan memiliki manfaat kelangsungan hidup yang signifikan daripada mereka yang tidak membaca. Selain itu, keuntungan bertahan hidup tetap setelah disesuaikan untuk kekayaan, pendidikan, kemampuan kognitif dan variabel lainnya,” tulisnya dalam jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Kedokteran. (Muhafid/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!