Ini Jawaban Pihak RSUD Ciamis Soal Kades Panawangan

16/09/2016 13 Comments
Ini Jawaban Pihak RSUD Ciamis Soal Kades Panawangan

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Terkait adanya seorang karyawan RSUD Ciamis yang memaki-maki Kepala Desa Panawangan saat akan melakukan pendaftaran di Poliklinik, dibenarkan oleh salah satu staf RSUD Ciamis, Icang.

Menurutnya, Kepala Desa Panawangan memang telah beberapa kali mendaftarkan pasiennya ketika loket pendaftaran sudah tidak menerima pasien, dikarenakan pada hari Jum’at loket pendaftaran hanya melayani sampai pukul 10.00 WIB. [Baca berita terkait; Kades Panawangan Dimaki-maki Karyawan RSUD Ciamis].

“Seluruh karyawan kami dapat melayani pasien dengan baik, tetapi kalau datangnya di atas waktu yang telah ditentukan, itu sama saja melanggar peraturan,” terang Icang, saat dikonfirmasi HR Online.

Namun Icang berjanji, pihaknya akan melakukan pembinaan kembali kepada seluruh karyawan RSUD Ciamis terhadap pelayanan. Tapi pihaknya juga meminta agar seluruh elemen masyarakat harus mengetahui peraturan-peraturan yang berlaku di RSUD Ciamis.

“Atas kejadian tersebut, kedua belah pihak tidak bisa mengendalikan emosinya masing-masing. Kita harus saling menghargai satu sama lain, saya tidak menginginkan di setiap permasalahan, terutama dalam pelayanan, penyampaiannya penuh dengan emosi,” ucapnya.

Icang menambahkan, dari kejadian itu dapat diambil hikmahnya, karena setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, dan menyelesaikannya harus dengan kepala dingin. (Tantan/R3/HR-Online)

About author

Related articles

13 Comments

  1. temon September 17, at 02:20

    peraturan itu di buat agar supaya tertib.kalau bapak tidak menaati peraturan yang berlaku berarti bapak orang yang tidak tertib.bapak kades yang terhormat memangnya tugas bapak hanya mengantar orang sakit saja ke RSUD Ciamis,terus apakah benar orang yang Anda antar tinggal di daerah Anda?

    Reply
    • kuple September 17, at 15:49

      Bagaimana jika pasien itu org tua anda, anda sudah bawa jauh untuk sampai ke rumah sakit ?

      Reply
  2. Sam September 17, at 06:02

    Rumah sakit memang menjadi harapan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Pada dasarnya, dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta, wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan terlebih dahulu. Fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta dilarang menolak pasien dan/atau meminta uang muka. Hal ini ditegaskan dalam Pasal 32 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan (“UU Kesehatan”). Ini artinya, rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan dilarang menolak pasien yang dalam keadaan darurat serta wajib memberikan pelayanan untuk menyelamatkan nyawa pasien.

    Reply
  3. andre September 17, at 14:15

    klw pasen nya darurat,harus lah cepat ditolong biar pun sudah tutup pendaftaran nya,coba klw menimpa klwrga anda pa icang apa yg akan anda lakukan contoh nya orang tua anda yg skt nya,kadang pegawai negri krja nya seenak nya apalagi klw segi pelayanan,kalian digajih pake duit rakyat dari pajak ingat itu

    Reply
    • Ajat Sudrajat September 19, at 12:36

      Comment yang bijak itu yg memberikan solusi jangan menambah memperkeruh suasana apalagi klw commentnya menyangkut ke masalah lain. contoh : si Andre Menyangkut kinerja PNS a.n Jari Tengah comment yg merendahkan staf di RSU Ciamis. dan Comment yang lainnya yang asal nulis.. ... Saya yakin Pelayanan di RSUD sudah sesuai SOP... untuk pasien yg Gawat ya masuk ke UGD... Jadi comment jangan asal nulis.. apalagi merendahkan staf RSUD... Memang semua pasien ingin segera di layani.. dan menuntut pelayanan yg Prima..semoga bisa saling mengintropeksi diri...

      Reply
  4. Jack September 17, at 16:42

    Kalau semua pelaku pelayanan kesehatan dan stakeholder mengerti dan memahami arti hak dan kewajiban masing dalam memberikan dan menerima pelayanan kesehatan, Insya Alloh semuanya akan mengerti dan memahami bahwa semua pelayanan kesehatan ada peraturan dan tata tertib yang mengatur, supaya pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal. Dalam hal pelayanan di poliklinik ada jadwal yang telah disepakati bersama dan sudah disosialisasikan sehingga semua yang terlibat dalam pelayanan kesehatan tersebut sudah memposisikan sesuai tupoksi masing-masing.

    Reply
    • Onil September 18, at 21:33

      Tapi kan ga perlu sampe maki2 juga kan itu rumah sakit umum dalam arti segalanya pun dari pemerintah yang jelas standarisasi pelayan harus bagus dan para staf nya pun harus tahan mental walaupun masyarakat yang berobat memang ada yang kurang sabar dan ngotot bukan dengan cara adu mulut berarti pemerintah atau penyelenggara sleksi karayawan nya cuman main comot aja ga di ajari juga tatakrama dan kesabaran

      Reply
  5. the cribo September 17, at 19:14

    Klo penyakitnya bisa diajak kompromi.sih g masalah daftar hrs sesuai peraturan dan jadwal..lah klo keburu modar pasiennya??

    Reply
  6. abai September 17, at 23:02

    Petugas kesehatannya juga Gk tau jatidiri sendiri percuma jadi kepala RSUD. Suruh baca dulu kode etik sumpah dokter. Baru bicara di media. Allah.

    Reply
  7. Jari tengah September 18, at 02:11

    Etamah pedah teu di bere duit. Coba pa kades mere duit gocap mah pasti lancar. Ayeunamah sagala duit. Eweh duit kajeun paeh jalma ge. Boa edan

    Reply
  8. The zenonk September 18, at 12:00

    Bener itu karyawan yang maki2.jangan jangan kadesnya yg maki2...cobalah cek dulu kronologis yg sebenarnya

    Reply
  9. reza September 19, at 11:59

    Saya kenal pak kades panawangan! beliau tak bisa berdiam diri kalo urusannya tentang orang yang sakit dan butuh pengobatan! tapi beliau bukan org yang suka memaki" orang lain bila bisa bekerja sama! ada baiknya bila memang pendaftaran sudah tutup cek dulu saja kondisi yang sakitnya, kalo memang darurat kan semuahal ada pengecualiannya! saya tau betul pak kades org yang baik, org yang menghormati org tua, menyayangi yang lebih muda dan mencintai maayarakatnya! apa mungkin org yang ramah dan sopan santun kepada sesamanya akan memaki" org yg bisa bekerja sama dengannya??

    Reply

Leave a Reply