Mobil Ayla di Ciamis Terlempar ke Kebun, Satu Orang Patah Tulang

04/09/2016 0 Comments
Mobil Ayla di Ciamis Terlempar ke Kebun, Satu Orang Patah Tulang

Mobil Daihatsu Ayla nopol Z 1247 UQ mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Banjar- Pangandaran atau tepatnya di Dusun Tamansari Desa Kertahayu Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis Jawa Barat, Minggu (04/09/2016). Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Banjar- Pangandaran atau tepatnya di Dusun Tamansari, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (04/09/2016) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kali ini, mobil Daihatsu Ayla nopol Z 1247 UQ yang dikemudikan Muhamad Sulaeman Efendi (56), warga Dusun Sukamaju RT 06/RW 11 Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, terlempar ke sebuah kebun setelah sebelumnya menabrak pembatas jalan dan terhenti saat membentur pagar.

Menurut Dodi, saksi mata, kecelakan itu bermula ketika mobil Ayla melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Banjar menuju Banjarsari. Namun, kata Dodi, saat mobil tersebut tepat melintas di depan rumahnya, tiba-tiba turun dari aspal jalan dan langsung menabrak pembatas jalan dan tiang listrik.

“Ketika menabrak pembatas jalan, ternyata mobil tidak lantas berhenti. Sopir tampaknya panik dan tidak menurunkan gasnya. Akibatnya, laju mobil terus bergerak hingga akhirnya terlempar ke sebuah kebun. Namun beruntung, laju mobil tersebut terhenti ketika menambrak tembok pagar yang berada di samping kebun,” ujarnya.

Dodi menambahkan, sebelum mobil tersebut mengalami kecelakaan, memang terlihat oleng atau seperti kehilangan kendali. Terlebih, sopir melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Sehingga, ketika mobil terhempas ke pinggir jalan, sulit mengendalikan.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun HR Online, di dalam mobil naas tersebut terdapat tiga penumpang, termasuk sopir. Diketahui sopir dan penumpang mobil tersebut masih satu keluarga, yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Sementara salah satu dari tiga korban tersebut dilaporkan mengalami luka parah dan dilarikan ke klinik Amal Bakti Kertahayu.

Ditemui terpisah, pemilik Klinik Amal Bakti, Tata Sudinta, membenarkan ketiga penumpang mobil yang terlempar ke kebun sempat mendapatkan pertolongan medis di kliniknya.

“Ada tiga orang yang dibawa ke sini. Sopir bernama Muhamad Sulaeman Efendi mengalami luka ringan dan mendapat tiga jahitan di dahi. Sementara Ibu Ai Midiawati mengalami patah tulang atas bawah, sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Ortopedi Purwokerto. Sementara anaknya bernama Yunia (18) tidak mengalami luka,” katanya.

Hingga berita ini diunggah, mobil naas tersebut masih berada di lokasi kebun. Sementara hingga petang tadi belum terlihat petugas dari kepolisian turun ke lokasi. (Suherman/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!