Pelajar Pangandaran Dapat Wawasan Baru Soal PON XIX

22/09/2016 0 Comments
Pelajar Pangandaran Dapat Wawasan Baru Soal PON XIX

Photo: Ilustrasi net/Ist

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke XIX Jawa Barat tahun 2016 ternyata tidak disia-siakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran. Momentum ini dimanfaatkan untuk memberikan wawasan baru kepada para siswa. 

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, didampingi Wakil Bupati Adang Hadari, ketika ditemui Koran HR, Senin (19/09/2016) lalu, menuturkan, pihaknya bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran menjadikan PON ke XIX sebagai materi pembelajaran bagi siswa.

“Meskipun tidak semua bisa melihat secara langsung, akan tetapi para siswa yang memiliki kesempatan bisa belajar lebih jauh tentang PON XIX Jawa Barat. kesempatan itu sangatlah langka,” katanya.

Dan ini, kata Jeje, adalah sejarah bagi Kabupaten Pangandaran karena sudah dipercaya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyelengarakan PON ke XIX, khususnya cabang olahraga pacuan kuda dan terjun payung.

“Untuk itu, sejarah ini tidak kami sia-siakan. Ini kami jadikan pendidikan bagi para siswa agar lebih memahami PON dan cabang olahraga yang dilombakan,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Pangandaran, Sobar Sugema, ketika ditemui Koran HR, Senin (19/09/2016) lalu, mengamini apa yang disampaikan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata.

“Kedua cabang olahraga yang digelar di Pangandaran dimanfaatkan untuk para siswa (SD, SMP dan SMA) belajar di luar sekolah. Artinya, para pelajar langsung belajar di lapangan, melihat, bertanya dan mencatat apa yang terjadi selama PON diselenggarakan. Hasilnya disampaikan kepada guru di sekolah masing-masing,” katanya.

Rismawati, siswa SMK Kondangjajar Cijulang, ketika dimintai tanggapan, mengatakan, dirinya diberi tugas oleh guru untuk membuat catatan tentang penyelenggaraan dan pelaksanaan cabang olahraga yang dilombakan pada PON ke XIX di Pangandaran.

“Hasil di lapangan kemudian diserahkan kepada guru pemberi tugas. Menurut saya, tugas seperti ini sangat bermanfaat, setidaknya saya menjadi tahu tentang pertandingan yang dilaksanakan pada PON, termasuk kelas yang diperlombakan dan yang lainnya,” katanya. (Ntang/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!