Pemdes Mulyasari Banjar Targetkan Bidang Infrastruktur Rampung November

03/09/2016 0 Comments
Pemdes Mulyasari Banjar Targetkan Bidang Infrastruktur Rampung November

Pemadatan/pengaspalan jalan di Dusun Margaluyu 3, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Photo: Dok. Pemdes Mulyasari.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pada pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama tahun anggaran 2016, Pemerintah Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, direalisasikan untuk pembangunan infrastruktur. Demikian pula dengan Alokasi Dana Desa (ADD) yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan penguatan operasional kelembagaan.

Kepala Desa Mulyasari, Wawan Gunawan, saat ditemui HR di ruang kerjanya, Senin (22/08/2016), mengatakan, pembangunan infrastruktur baik yang dibiayai dari ADD maupun Dana Desa tahap pertama, pihaknya menargetkan semuanya bisa selesai pada bulan November 2016 mendatang.

“Sekarang kita sedang proses pembangunan lapang volly di Dusun Sukamaju. Kemudian, pemadatan jalan dan pembangunan saluran irigasi diambil dari Dana Desa untuk tahap pertama. Kalau ADD hanya 20 persen yang dialokasikan untuk infrastruktur, yakni pembuatan drainase. Sisanya untuk kelembagaan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Wawan, untuk pemberdayaan masyarakat, pihak desa merealisasikan anggara pada tahap pertama dengan pembagian bibit pohon buah lengkeng serta pohon jeruk bali.

Menurutnya, bila dikalkulasikan, maka Dana Desa pada pencairan tahap pertama hampir 100 persen dialokasikan untuk infrastruktur. Sedangkan dari ADD presentasinya hanya 20 persen yang dialokasikan untuk infrastruktur.

Adapun rencana realisasi tahap kedua, baik dari ADD maupun DD, akan dialokasikan juga untuk infrastruktur dengan presentasi 50 persen. Hal itu karena melihat situasi cuaca yang cukup baik untuk pembangunan.

“Kemudian, untuk rehab aula kantor desa, nanti kita ambil dari ADD pada tahap kedua. Begitu pula pengecatan kantor. Untuk non fisiknya, kita realisasikan du tahap ketiga, seperti halnya pembinaan kader mengenai HIV-AIDS, peningkatan Usaha Ekonomi Kreatif (UEP) seperti pemberian alat untuk home industri,” pungkas Wawan. (Muhafid/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!