Serangan Ransomware Mendominasi di Tahun 2016

04/09/2016 0 Comments
Serangan Ransomware Mendominasi di Tahun 2016

Ilustrasi. Photo : net/ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Perusahaan keamanan siber atau internet, Trend Micro Incorporated, baru-baru ini merilis laporan semester pertama 2016 tentang virus malware yang mendominasi menyerang keamanan komputer di dunia.

Dalam rilisnya, virus malware berupa ransomware meningkat sebesar 172% dari tahun 2015, dengan catatan mereka menemukan 79 family ransomware baru dalam jangka waktu Januari sampai Juni.

Di semester pertama 2016, Trend Micro mampu mendeteksi dan memblokir 80 juta ancaman ransomware. Menurut informasi dari FBI, perusahaan yang ada di Amerika Serikat yang mengalami kerugian gara-gara ransomware, mencapai US$ 209 Juta atau sekitar Rp 2,8 triliun.

Trend Micro menduga, ransomware memakai trik-trik penipuan jenis baru. Dijelaskannya, korban bisa mengeluarkan uang tebusan banyak jika sistem komputer korban tidak ingin terserang virus malware ini. Namun, jika korban tidak membayar, maka salah satu ransomware jenis JIGSAW, akan mengancam korban dengan menghapus semua file.

Sebagai informasi, untuk menangkal atau mencegah serangan siber di dunia, Trend Micro beberapa kali bekerja sama dengan FBI dan Interpol. Kasus terbaru yang berhasil Trend Micro tangani yaitu menangkap cyber crime atau kejahatan dunia maya level internasional di Nigeria, yang telah mengambil lebih dari US$ 60 juta. (Adi/R5/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!