2 Tahun Jokowi-JK, BEM Unigal Ciamis Aksi di Halaman Kampus

20/10/2016 0 Comments
2 Tahun Jokowi-JK, BEM Unigal Ciamis Aksi di Halaman Kampus

Para mahasiswa tengah berorasi di halaman kampus Universitas Galuh Ciamis menuntut 2 tahun kepemimpinan Jokowi. Photo: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) dari Universitas Galuh Ciamis menggelar aksi unjuk rasa menuntut janji pemerintah kepemimpinan 2 tahun Jokowi-Jusuf Kalla di depan Kampus Universitas Galuh Ciamis, Kamis (20/10/2016).

“Kepemimpinan Jokowi-JK tidak sesuai dengan realita, rakyat belum sejahtera justru menjurus pada sengsara. Pada tahun 2016, ketimpangan sudah mencapai angka 0,41 hingga 0,45 persen. Jika sudah mencapai 0,5 persen, maka sudah memasuki kesenjangan sosial yang berbahaya bagi kestabilan sebuah negara,” kata koordinator aksi, Ahmad Tarmiji, saat diwawancarai sejumlah awak media.

Menurutnya, keberpihakan pemerintah kepada asing seakan tidak terbendung. Selain itu, kemandirian ekonomi yang dicanangkan dalam nawacita hancur dengan afiliasi yang nampak selama empat semester ini.

“Tidak berpihaknya pemerintah kepada rakyat terlihat dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, kasus mega proyek reklamasi, kebijakan instan yang inkonstitusional dalam pengampunan pajak, mewujudkan kedaulatan energi dan sumber daya mineral,” tambahnya.

Fenomena terbaru, sambung ia, terbitnya kebijakan kebiri bagi pelaku kejahatan seksual dari sisi medis sangat dilematis, dikarenakan bertentangan dengan kode etik kedokteran dan melanggar HAM serta sumpah dokter.

“Berdasarkan data dari KPAI, kejahatan seksual pada tahun 2007 terdapat 1.510 kasus, tahun 2008 ada 1.826 kasus dan pada tahun 2009 ada 1.998 kasus,” ungkapnya.

Pihaknya pun menuntut kepemimpinan Jokowi-JK untuk menindak tegas mafia kasus kebakaran hutan dan lahan, menolak reklamasi teluk Benoa dan teluk Jakarta, menolak tax amnesty yang tidak pro rakyat, tolak perpanjangan izin ekspor konsentrat setelah bulan januari 2017 dan mencabut hukuman kebiri. (Tantan/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!