BBWS Didesak Tangani Masalah Banjir Kalipucang Pangandaran

23/10/2016 1 Comment
BBWS Didesak Tangani Masalah Banjir Kalipucang Pangandaran

Salah satu kejadian banjir yang menerjang wilayah Kalipucang Pangandaran. Photo: Dokumen HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah perwakilan tokoh masyarakat Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy menangani persoalan banjir yang selama ini melanda sejumlah wilayah Kalipucang.  

Kepala Desa Tunggilis, Ilan Gumilar, ketika dihubungi Koran HR, Senin (17/10/2016) pekan lalu, mengatakan, pihaknya bersama perwakilan tokoh masyarakat dari desa yang terkena dampak banjir sudah mendatangi Kantor BBWS Citanduy.

Ilan menjelaskan, selama ini kontur daratan di beberapa wilayah berada di bawah permukaan Sungai Citanduy. Akibatnya, anak Sungai Citunggilis yang sejatinya menjadi saluran pembuang tidak mampu mengalirkan air buangan.

“Karena permukaan jalur Sungai Citanduy berada diatas anak Sungai Citunggilis, maka saat terjadi hujan, air dari anak sungai tidak terbuang ke Sungai Citanduy,” kata Ilan.

Akibatnya, air buangan tersebut justru merendam sekitar 600 kepala keluarga yang berada di Dusun Cintamaju, Sukamaju dan Kedung Palumpung. “Kami sudah meminta solusi dan penanganan kepada BBWS. Masukan dari BBWS adalah normalisasi sungai,” katanya.

Anggota DPRD Pangandaran, Hendra Lesmana, membenarkan kondisi daratan yang dihuni warga Tunggilis berada di bawah permukaan Sungai Citanduy. Menurut dia, penyebab lain banjir yang terjadi di wilayah itu adalah sedimentasi atau endapan lumpur dari hulu sungai. “Kami sudah meminta BBWS untuk melakukan pengerukan. Rencananya, BBWS akan segera menurunkan alat berat untuk melakukannya,” kata Hendra.

Dari hasil pertemuan bersama BBWS Citanduy, kata Hendra, pihak BBWS juga akan melakukan refitalisasi klep saluran buang dan meningkatkan ukuran diameter pembuangan, supaya air bisa masuk Sungai Citanduy secara normal.

“Dampak banjir di Desa Tunggilis kemarin hampir 25 persen rumah penduduk terendam, sehingga persoalan ini harus cepat ditanggulangi,” katanya.

Sayangnya, Koran HR belum berhasil mendapat keterangan resmi dari pihak BBWS Citanduy terkait kedatangan perwakilan sejumlah tokoh masyarakat dari Kecamatan Kalipucang tersebut. (Mad/Koran HR)

About author

Related articles

1 Comment

    Leave a Reply