Begini Kronologi Warga Ciamis yang Beli Handphone Via Online Malah Dapat Batu

20/10/2016 0 Comments
Begini Kronologi Warga Ciamis yang Beli Handphone Via Online Malah Dapat Batu

Bukti berupa batu kali yang diterima Budi Irsahandi, setelah melakukan transaksi pembelian via situs belanja online Lazada. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kejadian kasus penipuan pada layanan belanja online dengan korban warga Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupatan Ciamis, Jawa Barat, Budi Irsandi, memang cukup menggelikan. Betapa tidak, korban yang melakukan transaksi pembelian handphone melalui situs belanja online Lazada, malah mendapat kiriman air mineral kemasan cup dan sebuah batu kali yang terbungkus kantong kresek.

Menurut Budi, kejadian penipuan ini berawal ketika dirinya membeli handphone Xiaomi Mi4C melalui situs belanja online Lazada pada Sabtu (8/10/2016). Dia mengatakan, setelah dilakukan pembayaran, pihak Lazada meminta tenggat waktu beberapa hari untuk barang yang dipesan sampai ke tangan pembeli. Karena pengiriman barang dilakukan melalui jasa ekspedisi TIKI. [Berita Terkait: Gila! Beli Handphone Via Online, Warga Ciamis Ini Malah Dapat Batu dan Air Mineral]

“Barang kiriman dari Lazada akhirnya datang pada Jum’at (14/10/2016) yang diantar oleh seorang kurir jasa pengiriman TIKI. Namun, ketika membuka paket kiriman barang, saya terkejut karena barang yang diterima ternyata air mineral kemasan cup,” ujarnya.

Setelah melakukan pembelian pada Sabtu (8/10/2016), kata Budi, dirinya pun melakukan transaksi serupa untuk membeli handphone Xiomi Redmi 3S melalui situs belanja online Lazada pada hari Selasa (11/10/2016). Barang kiriman dari Lazada kembali dikirim melalui jasa pengiriman TIKI.

“Pesanan kedua diterima pada hari Selasa (18/10/2016) sekitar pukul 10.30 WIB dan diantarkan oleh kurir TIKI. Karena khawitir ditipu kembali seperti pengiriman sebelumnya, saya waktu itu meminta kurir TIKI untuk menyaksikan saat saya membuka kiriman barang. Bahkan, saat proses membuka barang kiriman tersebut, saya bersama teman merekamnya dengan kamera video untuk dijadikan bukti,” terangnya.

Setelah paket kiriman barang dibuka, kata Budi, dirinya terkejut kembali. Pasalnya, dalam kiriman paket tersebut bukan handphone seperti yang dipesan, tetapi sebongkah batu kali yang dibungkus dengan kantong kresek warna hitam. “Ini memang sudah gila. Saya mengalami penipuan dua kali dalam rentang waktu hanya beberapa hari dari kejadian pertama,” tegasnya.

Budi mengaku akibat penipuan tersebut dirinya mengalami kerugian sebesar Rp. 2,9 juta dengan rincian pembelian handphone Xiaomi Mi4C sebesar Rp. 1,4 juta dan pembelian handhphone Xiaomi Redmi 3S sebesar Rp. 1,5 juta.

“Saya memberikan waktu kepada pihak Lazada untuk menyelesaikan masalah penipuan ini dengan pihak jasa pengiriman TIKI. Kalau seandainya mereka tidak bertanggungjawab, maka saya akan menempuh jalur hukum dalam penyelesaian kasus ini,” tegasnya. (Bgj/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!