Bendungan Cikaso Ciamis Nyaris Ambruk Dihantam Banjir

25/10/2016 0 Comments
Bendungan Cikaso Ciamis Nyaris Ambruk Dihantam Banjir

Akibat di hantam banjir, Bendungan Cikaso, yang berada di Dusun Sukapura, Desa Cikaso Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, nyaris ambruk dan memutus jalur lintas warga sekitar. Photo : Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Akibat di hantam banjir, Bendungan Cikaso, yang berada di Dusun Sukapura, Desa Cikaso Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, nyaris ambruk dan memutus jalur lintas warga sekitar.

Menurut Dede Baeli, tokoh masyarakat Desa Cikaso, ketika ditemui Koran HR, Selasa (18/10/2016) pekan lalu, mengatakan, akibat sebagian penyangga Bendungan Cikaso ambruk, akses warga Dusun Sukapura jadi terhambat.

“Kami berharap, Pemerintah Kabupaten Ciamis sesegera mungkin untuk memperbaiki bendungan ini. Karena selain menghambat perekonomian warga, puluhan anak sekolah juga jadi terisolir. Mereka tidak bisa melintasi bendungan yang menjadi akses jalur pintas menuju sekolah,” katanya.

Selain perbaikan bendungan yang ambruk, Ade juga ingin tanggul bantalan bendungan untuk diturunkan. Alasannya karena akibat tingginya bantalan tanggul bendungan, laju air dari hulu jadi tersendat.

“Kami ingin bangunan bendungan diubah. Karena selama ini Bendungan Cikaso menggunakan bantalan, jadi saat air meluap bendungan ini tidak berfungsi untuk membuang air. Alhasil, saat hujan deras turun, di daerah kami kerap terjadi banjir,” katanya.

Selain itu, Ade juga meminta agar Perhutani menyisakan hutan lindung di hulu Sungai Cikaso. Ade menilai selama ini Perhutani tidak pernah memikirkan dampak ketika hutan ditebang.

“Minimal ada hutan lindungnya, jangan semua dijadikan hutan produksi. Coba lihat di atas sana, hampir semua lahan gundul akibat penebangan,” katanya.

Kepala Desa Cikaso, Iskandar, ketika ditemui Koran HR, membenarkan jika Bendungan Cikaso kini kondisinya membahayakan warga. Ia berharap Dinas Binamarga Kabupaten Ciamis secepatnya melakukan perbaikan.

“Sebenarnya sebelum banjir datang, bendungan ini sudah dalam kondisi rusak. Ditambah kemarin dihantam banjir, jadi kondisinya makin parah. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diharapkan, kami sudah mengajukan proposal perbaikan ke Dinas Binamarga. Mudah-mudahan pemerintah segera meresponnya,” katanya. (Suherman/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!