BPBD Pangandaran Rilis, Korban Banjir & Longsor

11/10/2016 0 Comments
BPBD Pangandaran Rilis, Korban Banjir & Longsor

Photo: Ilustrasi/Net Ist.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, Senin sore (10/10/2016) merilis perkembangan korban banjir dan longsor.

Akibat bencana banjir yang menerjang di kecamatan Pangandaran sebanyak 660 kepala keluarga (KK) dilaporkan telah menempati pengungsian. Sementara jembatan Putrapinggan yang patah, saat ini tengah menunggu kedatangan jembatan bally dari Kemenpupera, agar bisa kembali menghubungkan Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang dengan Desa Babakan, kecamatan Pangandaran.

“Di kedua sisi jembatan kami mendirikan pos pengamanan dan penjagaan, yang dijaga Satpol PP serta TNI/Polri,” jelas Kepala BPBD Kabupaten Pangandaran, Nana Ruhena, dalam siaran rilis kepada harapanrakyat.com.

Korban longsor di RT 05/RW 01, Dusun/Desa Ciparakan, Kecamatan Kalipucang, menimpa keluarga Rasda, yang menyebabkan hancurnya rumah dan korban meninggal dunia atas nama Iqbal usia 7 tahun.

“Di sawangan blok Cieurih Langkob, ada lima rumah terkena longsor, atas nama pemilik Wawan, Taryo, Sarjut, Suroh dan Jumari. Sementara banjir yang terjadi di kecamatan Padaherang telah merendam 253 rumah, dan 32 KK mengungsi, korban keseluruhan akibat banjir menimpa 103 jiwa,” tambah Nana Ruhena.

Banjir di kecamatan Cijulang telah merendam rumah sebanyak 314 KK, di Kecamatan Parigi banjir merendam rumah sebanyak 386 KK. Sementara longsor di Kecamatan Sidamulih terjadi di tiga titik, dan warga mengungsi sebanyak 374 KK.

Di kecamatan Mangunjaya, banjir merendam rumah sebanyak 997 KK, dan di kecamatan Cigugur sebanyak 128 KK. “Longsor juga terjadi di jalan Harummandala jayasari sepanjang 3 kilometer, tidak ada korban jiwa,” tukas Nana Ruhena. (Mad/R1/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!