Ciptakan PHBS di Masyarakat, Pemdes Mekarharja Banjar Bangun Jamban Keluarga di 93 Titik

25/10/2016 1 Comment
Ciptakan PHBS di Masyarakat, Pemdes Mekarharja Banjar Bangun Jamban Keluarga di 93 Titik

Kepala Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Saptono. 

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Selain melakukan pemeliharaan infrastruktur jalan sepanjang 1.000 meter dan lening/saluran irigasi sepanjang 2.000 meter, Pemerintah Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, juga membuat jamban keluarga di 93 titik.

Kepala Desa Mekarharja, Saptono, mengatakan, pembangunan tersebut dilakukan pada tahap ke II pencairan ADD (Alokasi Dana Desa). Untuk jamban keluarga, masing-masing RT mendapat jatah 3 titik.

Pembuatan jamban keluarga sesuai dengan peraturan Pemerintah Kota Banjar, di mana masyarakat Kota Banjar harus melaksanakan PHBS agar mereka senantiasa hidup sehat. Karena, sehat itu mahal dan dengan sehat masyarakat bisa beraktifitas di bidangnya masing-masing.

“Jadi, salah satu cara hidup sehat idealnya di setiap rumah mempunyai jamban sehat, dan diharapkan masyarakat Desa Mekarharja jangan BAB sembari nongkrong di atas kolam,” katanya, saat ditemui Koran HR, Selasa (18/10/2016) pekan lalu.

Untuk teknik pembuatan jamban bagi Kepala Keluarga (KK) miskin, lanjut Saptono, diajukan oleh RT/RW dan tokoh masyarakat setempat. Sedangkan, pembuatan jamban untuk KK binaan diajukan oleh PKK. Itu semua dibiayaai dari ADD.

Pemerintah Desa Mekarharja pun kini sedang gencar-gencarnya melaksanakan sosialisasi mengenai manfaatnya jamban di rumah. Menurut Saptono, dengan cara pendekataan ke masyarakat akan pentingnya jamban keluarga, diharapkan masyarakat Desa Mekarharja kedepan mempunyai jamban keluarga di masing-masing rumahnya.

“Untuk warga yang belum terdaftar, diharapkan menghubungi RT/RW jika sudah siap untuk dibangun jamban keluarga. Itu semua merupakan upaya agar masyarakat Desa Mekarharja bisa hidup layak dan sehat,” tukasnya.

Selain melakukan pemeliharaan jalan dan pembuatan jamban keluarga, Pemerintah Desa Mekarharja kini sedang membenahi lapangan yang kerap kali terendam air saat hujan, yakni dengan melaksanakan pengurugan serta penembokan pondasi. Hal itu untuk mensiasati agar saat musim penghujan air tidak menggenangi bagian tengah lapang.

Saptono juga menyampaikan, bahwa pada tanggal 24 Oktober 2016, Desa Mekarharja akan kedatangan tim penilai dari provinsi dalam bidang Kesra. Untuk itu, dirinya selaku Kepala Desa Mekarharja, memohon do’a restunya, karena Desa Mekarharja akan mewakili Kota Banjar. Kalau nanti berhasil di tingkat provinsi, maka akan maju ke tingkat nasional. (AM/Koran HR)

About author

Related articles

1 Comment

    Leave a Reply