Diwarnai 4 Kartu Kuning, PSGC Ciamis Ditahan Imbang PSIS Semarang 0-0

15/10/2016 0 Comments
Diwarnai 4 Kartu Kuning, PSGC Ciamis Ditahan Imbang PSIS Semarang 0-0

PSGC Ciamis saat melawan PSIS Semarang pada lanjutan babak 16 besar kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B, di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (15/10/2016) sore. Foto: Tantan Mulyana/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

PSGC Ciamis harus puas mendapat satu pon di laga kandang keduanya setelah ditahan imbang tamunya PSIS Semarang dengan skor imbang 0-0, pada lanjutan babak 16 besar kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B, di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (15/10/2016) sore.

Meski begitu, PSGC masih tetap memimpin klasemen sementara grup D dengan mengumpulkan poin 5 dari 3 kali laga yang sudah dimainkan. Pada laga ini pun wasit mengeluarkan 4 kartu kuning menyusul ngototnya permainan kedua tim yang sama-sama ingin memenangkan pertandingan.

Dari jalannya laga, di awal babak pertama, PSGC Ciamis yang menargetkan kemenangan, langsung memberikan tekanan ke lini pertahanan PSIS Semarang. Alhasil, Arif Budiman sepanjang babak pertama tercatat mendapat 4 peluang emas.

Di menit 30, Arif Budiman berhasil lolos dari kawalan pemain belakang PSIS.  Namun sayang, tendangan Arif berhasil dibendung kiper PSIS. Begitupun tiga peluang emas Arif lainnya, yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol, namun selalu gagal dalam penyelesaian akhir.

Di menit 35, pemain PSIS tampak ingin keluar dari tekanan. Mereka pun mencoba melakukan serangan balik ke lini pertahanan PSGC. Meski serangan PSIS selalu gagal menjadi gol, namun tampak merepotkan lini pertahanan PSGC yang dikawal Abdul Basit, Taufik dan Taufan.

Jelang babak pertama usai, kedua tim tampak menurunkan tempo permainan. PSGC lebih memainkan bola dari kaki ke kaki untuk memancing lawan yang saat itu lebih bermain bertahan.

Di penghujung babak pertama, PSGC sempat mendapat peluang tendangan bebas setelah Rosian dilanggar di luar kotak penalti. Namun, tendangan bebas yang dieksekusi Rosian lagi-lagi gagal dikonversi menjadi gol karena bola melambung tipis di atas mistar gawang.

Sepanjang babak pertama, wasit Heru Susanto tercatat memberikan dua kartu kuning, satu untuk pemain PSGC Vinsen yang melakukan daiving di kotak penalti lawan dan satu kartu kuning lagi untuk pemain PSIS Bayu Andara yang melanggar Anggo Julian. Hingga babak pertama usai, keduduan tetap sama imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, pelatih PSGC melakukan pergantian pemain dengan menarik Rosian dan masuk Saeful Amar. Hal yang sama dilakukan pelatih PSIS yang menarik Feri Irawan dan masuk Ahmad Agung.

Di menit 48, PSGC kembali mendapat peluang dari kaki Ganjar Kurniawan. Umpan kaki  ke kaki yang dibangun Saeful Amar dan Ganjar berhasil mengecoh pemain belakang PSIS. Namun sayang, tendangan Ganjar yang diarahkan ke gawang PSIS, malah menyamping di sisi kanan mistar gawang.

Memasuki menit 50, PSIS nyaris membuahkan gol melalui sundulan kepala Johan Budi setelah menerima umpan silang dari Harinur Yulianto. Lagi-laga sundulan Johan melambung di atas gawang Ghoni Yanuar.

Untuk menambah daya gedor serangan, Pelatih PSGC kembali melakukan pergantian pemain dengan menarik Anggo Julian dan masuk Aldi Imron. Di menit 55, wasit kembali mengeluakan dua kartu kuning yang diberikan kepada pemain PSGC Saeful Amar dan pemain PSIS M Yunus karena dinilai melakukan pelanggaran keras.

Memasuki menit 65, pemain PSGC semakin bernafsu untuk menciptakan gol. Serangan PSGC pun tampak meningkat. Alhasil, di menit 70 PSGC mendapat peluang dari tendangan bebas setelah Joko Sasanggo dilanggar di luar kotak pinalti. Namun tendangan bebas yang dieksekusi Andi Kurniawan lagi-lagi gagal menjadi gol.

Di menit 80, pemain PSIS tampak ingin menyudahi laga dengan hasil seri. Mereka pun lebih banyak bertahan dan sesekali melakukan upaya untuk mengulur-ngulur waktu dengan berpura-pura cidera. Aksi tak terpuji pemain PSIS itupun sempat mendapat protes dari pemain PSGC. Namun, wasit yang memimpin pertandingan berhasil melerai pemain PSGC, hingga tidak terjadi keributan.

Di menit 85, giliran pemain PSIS yang melakukan protes kepada wasit. Hal itu setelah pemain PSGC Taufan dianggap melakukan pelanggaran, namun tidak diberi hukuman oleh wasit. Namun, aksi protes pemain PSIS tidak berlangsung lama dan laga pun dilanjutkan kembali. Hingga babak kedua usai, kedudukan tetap imbang 0-0. (es/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!