Festival Hewan Ternak Ajang Silaturahmi Peternak Ciamis

19/10/2016 0 Comments
Festival Hewan Ternak Ajang Silaturahmi Peternak Ciamis

Ilustrasi. Photo : ISt/ Net

Berita Ciamis,- (harapanrakyat.com)

Bupati Ciamis menghadiri kegiatan Festival hewan ternak yang dilaksanakan di lapang Bola Mandala, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Rabu (19/10/2016). Selain itu, hadir juga Direktur Pembibitan Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan, Wakil Bupati Ciamis, Anggota DPRD Ciamis, TNI dan POLRI, Unsur Forkopimda, Kelapa SKPD, Camat, Kepala Desa, tokoh pemuda dan masyarakat.

Dalam kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini, pihak penyelenggara menyiapkan puluhan stan produk baik itu makanan maupun stand untuk pameran hewan ternak.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis, Sutriaman, A,Pi, Ketika dimintai tanggapan oleh HR Online, Rabu (19/10/2016), mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi para peternak, agar mereka dapat saling betukar ilmu mengenai setrategi pemasaran dan penanganan penyakit pada hewan ternak.

Menurut Sutriaman, dengan adanya kegiatan tersebut, perkembangan sektor peternakan dapat diketahui sacara pasti. Festival ternak yang dulunya dikenal dengan sebutan pesta patok merupakan salah satu wadah untuk mempromosikan hasil-hasil kegiatan pembangunan peternakan yang telah dicapai.

“Ini merupakan wahana untuk menyampaikan berbagai ide pemikiran dan gagasan untuk perbaikan pembangunan peternakan di masa mendatang,” ungkapnya.

Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin, menuturkan, kegiatan festival ternak ini merupakan ajang tahunan untuk menampilkan keberhasilan sektor Peternakan di Kabupaten Ciamis.

Menurut Iing, Pemerintah Kabupaten Ciamis menaruh perhatian besar terhadap pengembangan peternakan baik itu ternak unggas seperti ayam ras dan ayam buras, ayam, puyuh, kalkun dan kelinci, sapi serta kerbau.

Iing menambahkan, hal yang cukup membanggakan adalah Kabupaten Ciamis memiliki plasma nutfah yang telah diakui secara nasional, diantaranya yaitu ayam sentul, sapi pasundan. Dan sapi rancah ditetapkan oleh pemerintah pada tanggal 13 Oktober 2014 sebagai sapi rumpun, sapi lokal asal Kabupaten Ciamis.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada mitra pemerintah daerah dalam memberikan perhatian terhadap pengembangan plasma nutfah di Kabupaten Ciamis. Diantaranya Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat, BP3 IPTEK Provinsi Jawa Barat, Fakultas Peternakan Unpad dan Balitnak Ciawi Bogor.

“Semoga apa yang direncanakan Pemkab kedepan bisa terlaksana. Pembangunan peternakan menjadi lebih baik di masa mendatang,” ujarnya. (Heri/R4/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!