Genjot Potensi Pegiat Film, FFJB Hadir di Ciamis

14/10/2016 0 Comments
Genjot Potensi Pegiat Film, FFJB Hadir di Ciamis

Kabid Kebudayaan Disdikbud Ciamis saat memberikan sambutan pada acara screaning FFJB 20016, di Hotel Tyra Plaza. Photo : Heri Herdianto/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kabupaten Ciamis ditunjuk sebagai “tuan rumah” penyelenggaraan Festival Film Jawa Barat (FFJB) tahun 2016 setelah Sukabumi dan Bekasi oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Jawa Barat.

Kasi Kesenian dan Perfilman Dinas Pariwisata dan Budaya Jawa Barat, Edi Soeswandi, saat ditemui Koran HR, Selasa (11/10/2016) lalu, di aula Hotel Tyara, mengatakan, penyelenggaraan festival film pendek ini diikuti seluruh pelajar/ siswa yang berada di Jawa Barat.

Edi menjelaskan, Kabupaten Ciamis ditunjuk menjadi tuan rumah dalam festival film Jabar 2016, mewakili wilayah BKPP IV yang meliputi Kabupaten Pangandaran, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar dan Kota Tasikmalaya.

Menurut Edi, Ciamis memiliki potensi komunitas penggiat film yang cukup signifikan setelah Tasikmalaya dan Garut. Festival Film Jawa Barat akan dilaksanakan selama dua hari. Dalam acara tersebut, akan digelar pemutaran film pendek, talk show dan workshop.

Edi menjelaskan, potensi seni dan budaya lokal menjadi sebuah kekuatan serta daya tarik tersendiri bagi keragaman budaya yang ada di Jawa Barat. Film sebagai media kreatif, dianggap memiliki kekuatan dan menjadi media ekspresi selain panggung, kanvas atau media seni lainnya.

“Maksud kami menyelenggarakan kegiatan ini yaitu dalam rangka meningkatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) bidang perfilman, baik secara teknis ataupun non teknis, khususnya bagi para film maker kalangan remaja,” ucapnya.

Senada dengan itu, Kabid Kebudayaan, Dudung Abdullah, didampingi Kasi Kesenian dan Perfilman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ciamis, H. Dedi Koesmana, S.Pd., mengaku sangat menyambut baik penyelenggaraan festival tersebut.

Menurut Dedi, Festival Film Jawa Barat dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan ilmu pengetahuan sinematografi kalangan remaja dan pelajar sebagai upaya menghadapi kemajuan teknologi dan informasi global.

“Kita sudah menunjuk 20 SMA untuk mengikuti pemutara film pendek dan talk show, dan delapan production house (PH). Ini untuk menambah ilmu dan wawasan,” katanya. (DSW/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!