Ini Penjelasan Polres Ciamis soal Aktivis PMII Gelar Aksi

27/10/2016 0 Comments
Ini Penjelasan Polres Ciamis soal Aktivis PMII Gelar Aksi

Kabag. Ops Polres Ciamis, Kompol. Tedy Wijaya, saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan, terkait aksi yang dilakukan aktivis PMII Ciamis. Photo: Tantan/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Wakil Kapolres Ciamis, Kompol. Imam Rachman, S.IK., menerima 28 orang perwakilan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Ciamis, saat menggelar aksi solidaritas di depan Makopolres Ciamis, terkait adanya oknum anggota Polres Majalengka yang telah bertindak represif kepada sejumlah aktivis PMII Kabupaten Majalengka.

Perwakilan aktivis tersebut langsung diterima Imam Rachman, di ruang rapat Makopolres Ciamis, Kamis (27/10/2016). Wakapolres Ciamis, didampingi Kabag. Ops Polres Ciamis, Kompol. Tedy Wijaya, mengatakan, aksi PMII Ciamis sebagai bentuk solidaritas sesama anggota PMII di Kabupaten Majalengka. [Baca berita terkait; Oknum Polisi Bertindak Represif, PMII Ciamis Gelar Aksi Solidaritas].

“Tadi mungkin telah kita mengetahui bersama dan telah kita terima untuk menyampaikan permasalahan yang disampaikan oleh PMII tersebut,” ujar Tedy, kepada HR Online, saat ditemui usai menerima para aktivis PMII Ciamis.

Lanjut Tedy, pihaknya menduga kejadian itu terjadi karena ada kesalah pahaman dari pada oknum anggota Polres Majalengka pada saat melaksanakan pengamanan unjuk rasa yang dilakukan oleh PMII Majalengka. Sehingga, salah satu ataupun beberapa mahasiswa luka-luka dan mereka tidak terima, akhirnya mahasiswa menuntut atas kejadian tersebut.

“Menurut kami ini adalah hal yang wajar,” ujar Tedy.

Dia juga mengatakan, di wilayah hukum Polres Ciamis sendiri, untuk mencegal hal-hal seperti itu Kapolres Ciamis telah memberikan kebijakan, khususnya kepada anggota untuk meningkatkan masalah mental dalam arti keagamaan.

Tedy mencotohkan, setiap hari Kamis pihaknya melaksanakan pengajian. Karena dengan dibekali keimanan, anggota kepolisian, khususnya di Polres Ciamis, tidak akan melaksanakan tugas pengamanan seperti yang didugakan oleh PMII terhadap anggota Polres Majalengka.

Sebab, kalau tidak ditentukan dengan mental iman, khususnya pada aparat keamanan, pasti akan terpancing emosi. Makanya dalam melaksanakan pengamanan aksi solidaritas yang digelar PMII Ciamis ini, pihaknya sudah menjalankan tugan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Karena jika tidak diamanakan akan terjadi sesuatu, terutama di jalan raya. Bilamana tidak diatur akan mengganggu arus lalu-lintas dan kemacetan,” pungkas Tedy. (Tantan/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!