Jalan Pangandaran Dipasang Toren, Pengusaha Patungan

05/10/2016 0 Comments
Jalan Pangandaran Dipasang Toren, Pengusaha Patungan

Toren penampungan air dipasanga warga untuk mengurangi terjadinya kecelakaan di alan Nasional jalur Pangandaran-Parigi. Photo: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Warga Dusun Kemplung, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, kesal terhadap banyaknya lubang di Jalan Nasional jalur Pangandaran-Parigi. Mereka sengaja memasang toren penampungan air untuk mengurangi terjadinya kecelakaan.

Yudi (38), warga setempat, mengaku sengaja memasang toren tersebut sebagai peringatan bagi pengendara yang melintas agar tidak terjebak di jalan yang berlubang sedalam 40 centimeter. Pasalnya, ia mendapati pengendara motor yang terjungkal akibat lubang tersebut.

“Karena banyak lubang, saya pasang toren. Ditempat lain juga ada yang memasang drum karena hal yang sama. Selain itu, penyebab kecelakaan disebabkan minimnya penerangan jalan umum (PJU),” jelasnya kepada Koran HR.

Sementara itu, Ketua Komisi III bidang pembangungan DPRD Pangandaran, Wowo Kustiwa, menegaskan akan menanggapi serius persoalan tersebut. Menurutnya, jalan raya yang dibangun pada tahun 2014 tersebut rusak disebabkan banyaknya kendaraan melebihi kapasitas melintas jalur tersebut.

“Jalan tersebut adalah jalan nasional, bukan daerah.  Jadi kami akan mendesak kepada pemerintah pusat untuk segera memperbaikinya,” jelasnya.

Berbeda dengan Wowo, Iwan M Ridwan, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, mengatakan, persoalan tersebut sebetulnya sudah disampaikan dengan Bupati Pangandaran. Bila harus menunggu respon dari pemerintah pusat, tentu memakan waktu cukup lama.

“Posisi jalan memang di wilayah Pangandaran. Namun jalan tersebut milik pemerintah pusat. Kita akan cari jalan terbaiknya,” katanya kepada Koran HR.

Sedangkan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), namun pihaknya belum memberikan kepastian dikarenakan jalan tersebut masih dalam tahap perawatan.

“Saya minta tolong kepada para pengusaha hotel dan restaurant serta para pengusaha yang ada di Pangandaran untuk patungan. Mereka sepakat untuk segera mengerjakan dalam waktu 1 atau 2 hari mendatang. Kita hitung sekitar Rp. 200 juta cukup untuk perbaikan jalan rusak. ” Kata Jeje. (Mad/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!