Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Pangandaran Mencapai Rp. 25 Milyar

20/10/2016 0 Comments
Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Pangandaran Mencapai Rp. 25 Milyar

Jembatan Ciputrapinggan yang amblas akibat terjadi banjir bandang di wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran memprediksi kerugian akibat bencana di Kabupaten Pangandaran baik sektor wisata maupun material dampak banjir serta longsor mencapai Rp. 25 milyar.

Nana Ruhena, Kepala BPBD Kabupaten Pangandaran, mengatakan korban terdampak banjir di Kecamatan Mangunjaya sebanyak 6.657 KK, di Kecamatan Padaherang sebanyak 451 KK, di Kecamatan Kalipucang sbanyak 2023 KK dan di Kecamatan Pangandaran sebanyak 1624 KK.

“Sedangkan untuk Kecamatan Sidamulih terdapat 371 KK, Kecamatan Parigi sebanyak 263 KK, di Kecamtan Cijulang sebanyak 314 KK dan untuk Kecamatan Cigugur sebanyak 128 KK,” ungkapnya kepada Koran HR, Selasa (18/10/2016).

Sedangkan untuk korban yang terkena dampak longsor, lanjunya, untuk Kecamatan  Sidamulih sebanyak 8 KK, Kecamatan Cimerak hanya 2 KK, Kecamatan Langkaplancar sebanyak 6 KK, kecamatan Parigi sebanyak 2 KK dan Kecamatan Padaherang sebanyak 473 KK.

Selain itu, kata dia, fasilitas umum yang terkena dampak bencana tersebut diantaranya di Desa Pasir Geulis, sebuah jalan Paliken dan jembatan rusak berat di Desa Karangmulya Kecamatan Padaherang. Sebanyak 63 kolam ikan, 1 jalan dan DAM mengalami rusak sedang terdapat di Desa Kedungwuluh. Selain itu, ada 3 titik jalan dan 1 jalan provinsi yang rusak di Desa Putrapinggan.

“UntuK jembatan, 1 jembatan ambruk di Desa Pager Gunung, 3 jalan dan 3 Jembatan rusak berat di Desa Sidamulih, 1 jembatan rusak berat dan 2 titik jalan rusak berat dan rusak sedang di Langkaplancar, 1 titik jalan rusak berat di Cijulang dan Desa Cibanten putus yang dengan status ringan,” tutupnya. (Ntang/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!