Pagelaran Seni Meriahkan HUT Pangandaran ke-4

24/10/2016 0 Comments
Pagelaran Seni Meriahkan HUT Pangandaran ke-4

Tampilan seni kentongan dari peserta perwakilan Kecamatan Pangandaran, dalam acara Pagelaran Seni meriahkan Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke-4 tahun 2016. Photo: Asep Kartiwa/HR.  

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- 

Pagelaran Seni menjadi salah satu acara dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke-4 tahun 2016, yang digelar Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Pangandaran, Senin (24/10/2016).

Acara pentas seni tradisional yang berlangsung di Lapangan Parigi, Kabupaten Pangandaran itu diikuti sebanyak 14 peserta perwakilan dari semua kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Kepala Seksi Seni dan Budaya Disdikbudpora Kabupaten Pangandaran, Iing, mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menggali potensi seni dan budaya yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Pagelaran seni menampilkan seni beluk dari Kecamatan Cigugur, seni kentongan dari Kecamatan Pangandaran, seni gondang dari Kecamatan Sidamulih, seni ronggeng, seni lebon dan seni rengkong dari Kecamatan Parigi, ketuk tilu dari Kecamatan Sidamulih dan Kecamatan Parigi, ronggeng gunung kreasi dari Kecamatan Padaherang, seni reog dari Kecamatan Kalipucang, marawis dari Kecamatan Cimerak, seni gondang panompes dari Kecamatan Sidamulih, dan jaipongan dari Kecamatan Sidamulih.

“Seni dan budaya yang hampir punah perlu direvitalisasi kembali. Seni dan budaya tersebut merupakan aset pariwisata Kabupaten Pangandaran, dan malam nanti juga akan digelar launching lagu-lagu pop Sunda sebagai promosi pariwisata Kabupaten Pangadaran,” kata Iing, kepada HR Online.

Selain itu, dalam acara pagelaran seni itu juga pihaknya akan memberikan penghargaan kepada para pemenang berupa piagam dan uang pembinaan bagi para pelaku seni.

Namun sayangnya, sebagian pelaku seni di Kabupaten Pangandaran ternyata masih ada yang mengaku tidak mengetahui adanya acara tersebut. Seperti diungkapkan Koko, salah seorang pelaku seni di Kabupaten Pangandaran.

“Saya justru tidak mengetahui ada kegiatan itu, kalau tahu ada kegiatan seperti ini pasti rombongan saya akan ikut tampil,” ujar Koko.

Sementara itu, salah seorang penonton, Restu (42 thn), mengakui bahwa sejumlah kesenian tradisional yang dipentaskan sangat bagus. “Tapi memang membosankan juga kalau gitu-gitu saja, tidak ada kerasinya,” ujar Restu. (Askar/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!