Pemdes Raharja Banjar Realisasikan Normalisasi Pompa Air

04/10/2016 0 Comments
Pemdes Raharja Banjar Realisasikan Normalisasi Pompa Air

Kepala Desa Raharja, Hasim

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pemerintahan Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, dalam pencairan Dana Desa (DD) tahap kedua tahun anggaran 2016 ini, dialokasikan untuk normalisasi pompa air guna mengaliri areal pesawahan warga yang kerap mengalami kekeringan.

Kepala Desa Raharja, Hasim, ketika ditemui Koran HR di ruang kerjanya, Selasa (27/09/2016) pekan lalu, mengatakan, bahwa saat musim kemarau, petani di wilayahnya sering mengalami gagal panen akibat kekeringan. Meskipun pompa air sudah diadakan, namun penggunaannya belum optimal.

“Kita rencanakan membeli sebanyak 400 lente paralon berukuran 6 inchi yang akan mengalirkan air dari Sungai Citapen dan Pulau Majeti sepanjang 1200 meter ke lahan pesawahan warga. Mudah-mudahan nanti tidak lagi terjadi kekeringan, minimalnya gagal panen tidak terjadi lagi,” terang Hasim.

Selain normalisasi, dari anggaran Dana Desa pula pihaknya merealisasikan pembangunan jalan kip serta penyediaan air bersih bagi warganya, dan melakukan pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) yang lokasinya tidak jauh dari Kantor Desa Raharja.

Dia menyebutkan, bahwa pembangunan gedung tersebut rencananya akan menggunakan konsep bangunan yang nyaman dan lebih enak digunakan oleh masyarakat, dibanding GOR yang ada di Banjar.

“Biasanya keadaan di dalam GOR itu panas, bahkan berisik saat hujan. Nah, kalau kita rencananya tidak begitu. Intinya, nanti lebih nyaman dan lebih enak digunakan untuk segala keperluan, seperti kegiatan desa maupun kegiatan olahraga,” katanya.

Selain GOR, Pemerintah Desa Raharja juga akan mengalokasikan ADD (Alokasi Dana Desa) untuk pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) sebanyak 13 titik. Dalam prosesnya nanti, bantuan yang akan diberikan kepada para penerima Rutilahu berupa barang. Hal itu dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Melalui ADD tahap kedua juga, lanjut Hasim, Pemerintah Desa Raharja akan merealisasikan program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan kelompok masyarakat dalam berbagai bidang. Sedangakan untuk pembinaan, terutama bidang keagamaan, sudah dianggarkan sebesar Rp.200 juta.

“Dana tersebut nanti kita bagi kepada mesjid yang tengah dibangun, misalnya kita beri 10 juta rupiah. Madarasah diniyah maupun mushola juga kita anggarkan. Sedangkan, untuk non fisik masuk di dalamnya. Jadi intinya, 1 paket kita gunakan untuk pembinaan kegiatan keagamaan,” pungkas Hasim. (Muhafid/Koran HR) 

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!