Pemkab Ciamis Berencana Fasilitasi Program Revitalisasi Pasar Desa

30/10/2016 0 Comments
Pemkab Ciamis Berencana Fasilitasi Program Revitalisasi Pasar Desa

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UMKM (Diperindagkop) Kabupaten Ciamis, Didin Sa’adudin. Photo: Tantan/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UMKM (Diperindagkop) Kabupaten Ciamis berencana memfasilitasi pemerintahan desa untuk merevitalisasi Pasar Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican. Revitalisasi pasar desa itu bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pedagang dan pembeli, sekaligus meningkatkan daya saing.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Disperindagkop Ciamis, Didin Sa’adudin, ketika ditemui Koran HR, Selasa (25/10/2016) lalu, mengatakan, pasar desa dikelola secara penuh oleh pemerintahan desa, sehingga yang akan melaksanakan revitalisasinya adalah pemerintah desa.

“Tugas kami di kabupaten hanya sebatas membantu memfasilitasi dan membina para pedagang serta mendorong agar pengelolaan pasarnya maju dan berkembang,” kata Didin.

Menurut Didin, proses revitalisasi Pasar Desa Pamarican baru sampai pada tahap pengusulan. Usulannya mengenai anggaran pembuatan DED (detail engineering design) kepada pemerintah pusat tahun 2017 dan pelaksanaanya pada tahun 2018.

Selain Pasar Desa Pamarican, kata Didin, pemerintah juga berencan merevitalisasi Pasar Ciamis, Pasar Sindangkasih, Pasar Banjarsari dan Pasar Kawali. Pembangunan pasar desa membutuhkan anggaran besar yang nilainya mencapai miliaran.

“Jika mengandalkan APBD, tidak memungkinkan, karena anggarannya terbatas. Begitu pula dengan anggaran dana desa dari pemerintah pusat,” katanya.

Lebih lanjut, Didin menuturkan, revitalisasi pasar desa sangat penting dan mendesak. Alasannya karena aktifitas perdagangan di pasar desa itu sangat potensial untuk mendongkrak perekonomian daerah.

Hanya saja, kata Didin, potensi yang besar itu tidak berbanding lurus dengan kondisi bangunan dan pengelolaan pasarnya. Hampir semua bangunan pasar desa kondisinya kurang layak. Bahkan sebagian besar pasar desa aktifitas perdagangannya rata-rata seminggu dua kali.

“Karena aktifitas perdagangan di pasar desa waktunya terbatas, banyak warga yang terpaksa jauh-jauh berbelanja ke pasar tradisional. Jadi, keberadaan pasar desa itu potensinya cukup besar sehingga harus dikembangkan,” tuturnya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ciamis, Ganjar M Yusuf, menilai, revitalisasi pasar desa akan memberikan dampak yang sangat positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa. Menurut dia, peningkatan infrastruktur serta pemberdayaan ekonomi masyarakat harus dilakukan secara maksimal. (Tantan/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!