Populasi Kerbau di Ciamis Terus Turun, Ini Penyebabnya

20/10/2016 0 Comments
Populasi Kerbau di Ciamis Terus Turun, Ini Penyebabnya

Sri Dwi Rahayu, peternak kerbau asal Tambaksari, Ciamis. Photo : Tantan/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Populasi kerbau di Kabupaten Ciamis dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Seperti di Kecamatan Tambaksari, saat ini jumlah populasi kerbau hanya mencapai 25 ekor.

“Ini menunjukan populasi kerbau sudah menurun drastis, semenjak para petani banyak menggunakan traktor untuk mengolah sawah. Ini yang sangat saya khawatirkan populasi kerbau semakin hilang,” kata salah satu peternak kerbau Sri Dwi Rahayu kepada HR Online di Kampung Walahan, Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Rabu (19/10/2016).

Padahal, lanjutnya, areal pesawahan yang sangat landai dengan kemiringan di atas 45 derajat itu, hanya bisa dibajak menggunakan tenaga kerbau.

Menurutnya, faktor utama penyebab menurunnya populasi hewan pembajak sawah di Kabupaten Ciamis, adalah kurangnya minat para petani ternak untuk memelihara kerbau sebagai usaha tani ternaknya.

“Kalau dilihat dari segi ekonomis dapat saling menguntungkan, dikarenakan petani yang memelihara kerbau mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Sri berharap, agar para petani untuk bisa membudidayakan hewan berkaki empat ini. Selain itu, pemerintah juga bisa mengakui bahwa ternak kerbau ini memiliki nilai budaya, ekonomis dan nilai sosial.

“Saya sebagai peternak kerbau ingin menyadarkan masyarakat dan pemerintah bahwa kerbau itu harus dijadikan budaya juga,” kata Sri. (Tantan/R5/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!